Sudin LH Jakbar Angkut 35 Ton Sampah dari Kawasan Rusun Angke

metrotvnews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Suku Dinas Lingkungan Hidup (Sudin LH) Jakarta Barat (Jakbar) mengangkut 35 ton sampah dari kawasan Rusunawa Angke, Tambora, Jakarta Barat. Kondisi sampah di kawasan tersebut sempat viral di media sosial.

Kepala Sudin LH Jakbar ,Achmad Hariadi, mengatakan pihaknya menerjunkan dua unit truk berkapasitas besar, satu unit truk kecil dan dua unit truk compactor untuk mengangkut sampah dari kawasan tersebut.

"Kita sudah lakukan pengangkutan. Kalau, ya, 20 ton rit pertama, ditambah 15 ton rit kedua, jadi ada 35 ton," kata Hariadi dilansir dari Antara, Senin, 6 April 2026.

Menurut dia, tumpukan sampah di kawasan itu terjadi lantaran warga di lingkungan dekat area blok tersebut tidak memiliki tempat penampungan sementara (TPS) sendiri.

"Warga kan tidak ada TPS sendiri. Nah, mereka juga ikut buang ke sana, sehingga menambah volume-volume sampah di TPS area blok," ujar Hariadi.

Baca Juga:  Menteri LH Sebut Tingkat Pengelolaan Sampah Naik Jadi 26%



Kondisi sampah di kawasan Rusunawa Angke, Tambora, Jakarta Barat, Senin (6/4/2026). ANTARA/Risky Syukur.

Menindaklanjuti kejadian itu, pihaknya menggelar workshop pilah sampah kepada warga rumah susun Rusun Angke di lingkungan RW 11, Angke, Tambora, pada Senin, untuk menekan produksi sampah yang dihasilkan. 

Hariadi mengatakan dalam workshop tersebut, pihaknya menghadirkan seluruh pemangku kepentingan atau stakeholder untuk memberikan pemahaman dan cara memilah sampah.

"Kami menghadirkan semua stakeholder, seperti pengurus RT, RW, LMK (Lembaga Musyawarah Kelurahan), PKK RW, Dasawisma, Jumantik, petugas gerobak RW dan petugas kebersihan, karena masalah sampah ini tanggung jawab bersama," tutur Hariadi.

Selama ini, kata dia, masyarakat tidak bijak dalam mengelola sampah, dan hanya membuang sampah ke TPS.

"Akibat warga rusun tidak bijak dalam kelola sampah, sampah hanya dibuang saja, sehingga menumpuk di TPS Rusun Angke," ungkap Hariadi.

Dalam workshop pilah sampah, lanjut dia, para penghuni Rusun Angke, khususnya petugas kebersihan, diajarkan untuk memilah sampah organik dan anorganik.

"Workshop pilah sampah ini menyasar setiap RW di Jakarta Barat, sehingga nantinya kami upayakan dalam satu atau dua minggu sekali, ada kegiatan gerebek pilah sampah," ujar Hariadi. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi Malaysia, Skuad Garuda Siap Tampil Kompetitif
• 4 jam laluharianfajar
thumb
KPK Didesak Segera Selidiki Kasus Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil Pikap
• 5 jam lalujpnn.com
thumb
Lyon Ditahan Angers 0-0, Posisi Klasemen Tergeser di Liga Prancis
• 20 jam lalupantau.com
thumb
BMKG: Sebagian Besar Wilayah Indonesia Mulai Masuki Kemarau pada April-Juni 2026
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Australia Pastikan Stok BBM Aman hingga Mei di Tengah Krisis Energi Global
• 6 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.