3 Kapal Tanker Turki Berhasil Lewati Selat Hormuz dengan Selamat

bisnis.com
9 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Tiga kapal pengangkut minyak mentah milik perusahaan Turki telah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan selamat sejak konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran dimulai pada akhir Februari, kata Menteri Transportasi dan Infrastruktur Turki, Abdulkadir Uraloglu.

“Sebagai hasil dari upaya yang kami lakukan bersama Kementerian Luar Negeri, kapal milik Turki bernama Ocean Thunder, yang sedang dalam perjalanan membawa minyak mentah dari Irak ke Malaysia, telah berhasil melintasi Selat Hormuz dengan aman sejak tadi malam dan menyelesaikan perjalanannya keluar dari Teluk,” katanya dikutip harian Daily Sabah, Senin.

Uraloglu menambahkan bahwa otoritas Turki terus memantau situasi di kawasan tersebut sepanjang waktu serta berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan lembaga terkait lainnya.

Ia juga mengatakan bahwa kapal lain milik perusahaan Turki masih berada di sekitar wilayah selat. Upaya terus dilakukan untuk memastikan evakuasi mereka dapat berlangsung dengan aman.

Sejumlah kapal masih menunggu kesempatan untuk meninggalkan kawasan tersebut, sementara komunikasi dengan awak kapal dilakukan secara terus-menerus.

Baca Juga

  • Trump Maki-Maki dan Ancam Iran untuk Buka Selat Hormuz, Berujung Diprotes Warga AS
  • 8 Negara yang Diizinkan Melintasi Selat Hormuz, Indonesia Tidak Termasuk? Ini Faktanya
  • Harga Minyak Dunia Naik Lagi Usai Trump Ultimatum Iran soal Selat Hormuz

Sebelumnya, otoritas Turki mengatakan sebanyak 15 kapal milik perusahaan Turki berada di kawasan Selat Hormuz, dengan berbagai langkah diambil untuk meminimalkan risiko terhadap pelayaran.

Adapun pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran kemudian membalas dengan menyerang wilayah Israel serta fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Eskalasi di sekitar Iran telah menyebabkan blokade de facto di Selat Hormuz, jalur utama bagi pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, yang mendorong kenaikan harga energi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapal Tanker Malaysia Lintasi Selat Hormuz, Iran Tak Melupakan Teman
• 4 jam laludetik.com
thumb
Pemegang Saham Tambah Modal, Bank Sumut Janji Tingkatkan Inovasi
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Buntut Sengketa Rumah dengan Okin, Rachel Vennya Tempuh Jalur Hukum
• 2 jam lalucumicumi.com
thumb
Pendatang Baru di Jakarta Barat Mencapai 486 Orang
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Investasi di Kereta Cepat Whoosh Bebani Keuangan WIKA hingga Rp 1,8 Triliun
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.