tvOnenews.com - Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, akhirnya buka suara usai hasil kurang memuaskan yang diraih Cremonese saat menghadapi Bologna.
Dalam laga yang berakhir 1-2 tersebut, Audero tidak menutupi kekecewaannya, bahkan secara jujur menguliti kelemahan timnya sendiri.
Dalam laporan media Italia, Cuore Grigiorosso, Audero menyoroti betapa buruknya performa tim di babak pertama.
- Instagram @uscremonese
"Audero: "Saya ingin melihat suasana positif di sekitar tim. Saya percaya pada hal itu," tulis media Italia, Cuore Grigiorosso, dalam tajuk laporannya.
Ia menyebut timnya seperti kehilangan arah, baik dalam penguasaan bola maupun membaca permainan lawan.
Menurutnya, Cremonese terlalu lambat dalam merespons serangan dan gagal mengantisipasi pergerakan pemain Bologna.
Bahkan, ia mengakui bahwa timnya tidak mampu menjalankan rencana taktik dengan baik di awal pertandingan.
- Cremonese Official
"Kami tertinggal dalam semua pergerakan dan penguasaan bola mereka. Kami menunda serangan kami, kami tidak mampu menangkis umpan-umpan mereka. Kami tidak membaca aspek taktis dengan baik, dan mungkin ada juga komponen fisik," kata Emil Audero, dikutip Cuore Grigiorosso.
Meski begitu, ada sedikit hal positif yang ia rasakan di babak kedua. Audero menilai reaksi tim mulai terlihat setelah turun minum, di mana permainan Cremonese jauh lebih hidup dan berani menekan lawan.
Namun, perbaikan tersebut tetap belum cukup untuk menghindarkan mereka dari kekalahan.
Audero pun menyinggung bahwa timnya sedang berada dalam tren negatif dalam beberapa laga terakhir, sesuatu yang menurutnya harus segera diperbaiki.
Ia bahkan mengibaratkan kondisi tim seperti harus “ditampar dulu” sebelum bisa bangkit dan menunjukkan reaksi di lapangan.
- Cremonese Official
Pernyataan ini menggambarkan betapa mental bertanding Cremonese masih belum stabil.
Di sisi lain, Audero tetap mencoba bersikap optimistis. Ia percaya bahwa timnya masih memiliki peluang untuk bangkit di sisa musim, asalkan suasana positif bisa terus dijaga di dalam skuad.



