Prof Budu Ungkap Perjalanan dr Gaffar T Karim, Dari Anak Tenaga Kesehatan Kepulauan Kini Pimpin RSUD

terkini.id
10 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar — Penunjukan dr Gaffar T Karim sebagai Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa mendapat apresiasi dari kalangan akademisi kedokteran. Sosoknya dinilai memiliki kapasitas profesional yang kuat sekaligus dibentuk oleh nilai-nilai pengabdian yang mengakar dari lingkungan keluarga.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Budu, mengungkapkan bahwa dirinya telah lama mengenal perjalanan dr Gaffar, bahkan sejak sebelum yang bersangkutan menempuh pendidikan di Fakultas Kedokteran.

Menurutnya, latar belakang keluarga dr Gaffar sebagai tenaga kesehatan di wilayah kepulauan Kota Makassar menjadi faktor penting dalam membentuk karakter, integritas, serta orientasi pengabdian dalam kariernya di bidang kesehatan.

“Saya sangat mengenal dan mengetahui perjalanan karier dr Gaffar dari awal, bahkan sebelum masuk Fakultas Kedokteran Unhas. Pak Direktur baru ini adalah anak dari seorang ‘mantri suntik’ saya dulu di Puskesmas kepulauan Kota Makassar,”kata Prof. Budu mengutip dari unggahannya di sebuah grup perpesanan.

Ia menjelaskan, orang tua dr Gaffar dikenal sebagai tenaga kesehatan yang memiliki dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat di wilayah kepulauan dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.

Wilayah pengabdian tersebut mencakup sejumlah pulau, antara lain Barrang Lompo, Barrang Caddi, Kodingareng, Lajjukang, hingga Langkai.

Dalam kondisi geografis yang menantang, pelayanan kesehatan tetap dijalankan secara konsisten dengan mobilitas tinggi untuk menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

“Dedikatif dan kerja ikhlas. Beliau berkeliling pulau-pulau kecil, Barrang Lompo, Barrang Caddi, Kodingareng, Lajjukang, hingga Langkai melayani masyarakat dengan penuh pengabdian,” lanjutnya.

Prof. Budu menilai nilai-nilai pengabdian, kerja keras, dan ketulusan yang diwariskan dari orang tua tersebut menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter kepemimpinan dr Gaffar saat ini.

Ia juga menegaskan bahwa capaian yang diraih dr Gaffar tidak terlepas dari proses panjang yang dilandasi konsistensi, integritas, serta komitmen terhadap pelayanan kesehatan.

“Kerja ikhlas orang tua, balasannya datang pada waktunya. Sekali lagi selamat kepada dr Gaffar. Kita doakan agar sukses dalam mengemban amanah ini,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa penunjukan dr Gaffar sebagai Direktur RSUD Syekh Yusuf Gowa diharapkan mampu membawa perubahan signifikan dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan di daerah.

“Kepemimpinannya diharapkan dapat memperkuat tata kelola rumah sakit, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta memperluas akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan,” harap Prof Budu.

“Selain itu, dukungan dari berbagai pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor strategis dalam mendorong transformasi layanan kesehatan yang lebih profesional, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,”sambungnya.

Kisah perjalanan dr Gaffar T Karim mencerminkan bahwa nilai pengabdian yang diwariskan dari keluarga memiliki peran penting dalam membentuk kepemimpinan yang berintegritas.

“Amanah sebagai direktur menjadi babak baru dalam melanjutkan pengabdian tersebut dengan cakupan yang lebih luas dan dampak yang lebih besar bagi masyarakat,” tandasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
10 Penyakit Pembunuh Terbesar di Dunia yang Wajib Kamu Tahu, Waspada!
• 2 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Jangan sampai Terlewatkan, 3 Amalan Terakhir ini Menyempurnakan Ibadah di Bulan Syawal
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Terpopuler, BBM subsidi tidak naik hingga JK laporkan Rismon
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
BPOM Setujui Pelabelan Nutri Level di Kemasan Pangan Olahan, Ini 4 Kategorinya
• 15 jam laluviva.co.id
thumb
PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp3,87 T Tumbuh 33% hingga Februari 2026
• 5 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.