RI Akan Diterpa El Nino Ekstrem, Menteri KKP Jamin Stok Ikan Aman hingga Juni

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan ikan di tengah kondisi geopolitik dan siklus El Nino Godzilla. Menteri KP, Sakti Wahyu Trenggono, memastikan ketersediaan ikan masih ada dalam kondisi aman sampai Juni 2026.

Berdasarkan kajian badan riset dan inovasi nasional (BRIN), Indonesia diperkirakan akan menghadapi fenomena El Nino Godzilla yang ditandai dengan anomali iklim ekstrem pada periode April hingga Oktober 2026.

“KKP terus memantau secara ketat komoditas utama perikanan di delapan kota besar yang menjadi kebutuhan masyarakat, sebagaimana bahan paparan yang kami sampaikan. Berdasarkan hasil pemantauan, kami dapat melaporkan bahwa status ketersediaan ikan berada pada kategori aman hingga Juni 2026,” katanya dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Gedung Parlemen, Selasa (7/4).

Sementara untuk prognosa produksi ikan nasional dari April sampai Desember 2026 bisa mencapai 10,67 juta ton. Trenggono menjelaskan angka tersebut terdiri dari produksi perikanan tangkap sebesar 5,42 juta ton dan produksi perikanan budidaya sebesar 5,15 juta ton.

Dampak Perang ke Sektor Perikanan

Trenggono juga menjelaskan mengenai dampak dinamika geopolitik global ke sektor perikanan. Salah satunya adalah dampak yang terkait energi karena saat ini sektor perikanan masih sangat bergantung pada bahan bakar minyak (BBM).

“Di antaranya adalah soal penggunaan bahan bakar minyak untuk para nelayan, yang 100 persen hingga saat ini masih menggunakan bahan bakar minyak,” ujarnya.

Selain itu, situasi perang juga dikhawatirkan Trenggono akan berdampak buruk pada ekspor perikanan Indonesia. Hal ini karena situasi perang mengakibatkan adanya masalah distribusi.

“Lalu kemudian harga-harga akibat dari distribusi juga masih terpengaruh sehingga rantai pasok dari hasil perikanan juga berpotensi mengakibatkan penurunan volume ekspor, hingga penurunan daya saing produk perikanan Indonesia di pasar global,” kata Trenggono.

Dia menuturkan nilai ekspor produk perikanan Indonesia memang meningkat mencapai 6,27 miliar USD di tahun 2025. Namun begitu, ekspor tahun ini sampai Februari 2026 mengalami perlambatan secara year on year (yoy).

“Namun demikian hingga Februari 2026, nilai ekspor tercatat sebesar 960 juta USD yang secara year-on-year masih menunjukkan perlambatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SMKN 19 Jakarta Eksplorasi Istana Kepresidenan
• 5 jam lalutvrinews.com
thumb
Satu kapal Malaysia dapat izin lintasi Selat Hormuz
• 15 jam laluantaranews.com
thumb
Ramalan Zodiak Hari Ini Selasa, 7 April 2026: Sagittarius Siap Petualangan, Scorpio Diminta Lebih Bijak
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Zulhas: Konflik AS–Israel–Iran Picu Kenaikan Harga Plastik Hingga Avtur, Stok Beras Tetap Aman  
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
Kejuaraan Asia 2026: Atasi Ganda Hong Kong, Jafar/Felisha Akui Sempat Panik di Game Kedua
• 1 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.