Jakarta: Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyerukan seluruh negara yang terlibat konflik di Timur Tengah, menghentikan perang dan kembali menempuh jalur diplomasi karena berdampak luas terhadap dunia. Adapun, negara-negara yang terlibat perang yakni Amerika Serikat, Israel, dan Iran.
"Saya Ahmad Muzani, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, menyerukan agar semua negara yang terlibat dalam peperangan menghentikan seluruh kegiatan peperangan di timur tengah," kata Muzani dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 7 April 2026.
Muzani mengatakan perang menyebabkan dunia krisis ekonomi, krisis energi, krisis kemanusiaan, krisis ekologi. Bahkan, perang itu tidak mengenal belas kasihan apa pun. Konflik yang terjadi di Timur Tengah, kata Muzani, telah menjadi bencana global yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk berdampak ke Indonesia meskipun jaraknya jauh.
"Suasana perang yang sekarang sedang berkecamuk di Iran, antara Iran melawan Amerika dan Israel, adalah bencana besar bagi kemanusiaan, bencana besar bagi ekonomi, dan bencana besar bagi peradaban dan ekologi alam kita," ujar Muzani.
Baca Juga :
Antisipasi Serangan Iran, Jembatan Penghubung Arab Saudi dan Bahrain Ditutup"Banyak negara-negara, termasuk Australia, kebutuhan barang pokok mulai naik. Itu bukan diakibatkan apa-apa, tapi diakibatkan perang di Timur Tengah dan itu adalah bencana kemanusiaan terbesar," ungkap Muzani.
Selain itu, Muzani mengingatkan perang membawa dampak kemanusiaan yang sangat serius, termasuk kerusakan infrastruktur vital dan penderitaan masyarakat sipil. Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto selalu berbicara perang itu jahat, berbahaya, dan tidak mengenal belas kasihan. Maka dari itu, Muzani mengingatkan Indonesia harus berperan mendorong perdamaian dunia melalui jalur diplomasi dan perundingan internasional, hingga aktif mencari solusi.
Ketua MPR Ahmad Muzani. Foto: Metrotvnews.com/Athiyya.
"Kita harus kembali kepada perundingan, kepada diplomasi. Perang itu artinya kita tidak lagi percaya dengan diplomasi, dengan perundingan," kata Muzani.
Muzani mengatakan Indonesia telah berkontribusi dalam misi perdamaian dunia, termasuk mengirimkan prajurit ke Lebanon untuk misi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Menurutnya, itu yang menyebabkan masyarakat marah ketika ada prajurit TNI yang gugur.
"Dia ke Lebanon Selatan itu bukan mau piknik, mereka ke Lebanon Selatan itu menjalankan misi PBB, menjalankan misi perdamaian yang diemban oleh PBB dan sedang menjalankan fungsi konstitusi kita, yakni menjaga perdamaian-perdamaian dunia," ujar Muzani.




