Urai Macet di Makassar, Munafri Tegas Tertibkan Parkir Liar dan Gudang

celebesmedia.id
6 jam lalu
Cover Berita

CELEBESMEDIA.ID, Makassar - Wali Kota Munafri Arifuddin menyoroti persoalan parkir liar dan keberadaan gudang logistik di dalam Kota Makassar sebagai isu krusial yang harus segera ditangani.

Menurutnya, dua persoalan tersebut tidak hanya mengganggu ketertiban kota, tetapi juga berdampak langsung pada kemacetan lalu lintas serta kenyamanan masyarakat.

Munafri menegaskan bahwa aktivitas pergudangan di dalam kota, khususnya di wilayah Tallo dan beberapa kecamatan lainnya, perlu mendapat pengawasan ketat. Ia menilai banyak aktivitas gudang yang belum tertib secara administrasi dan berpotensi menimbulkan masalah tata ruang.

Selain itu, praktik parkir kendaraan ekspedisi di badan jalan menjadi perhatian serius. Kondisi ini kerap memicu kemacetan dan menimbulkan keresahan warga.

“Sering kali sopir membawa pulang mobil dan diparkir di lorong atau pinggir jalan. Ini menimbulkan kemacetan dan keresahan masyarakat. Tidak boleh ada lagi aktivitas seperti ini tanpa izin,” tegas Munafri, Selasa (7/4/2026).

Ia meminta agar seluruh aktivitas logistik di dalam kota harus sesuai aturan dan memiliki legalitas yang jelas.

“Pastikan semua yang berjalan di wilayah itu sesuai aturan, tidak ada yang melanggar, dan semua terdata dengan baik,” lanjutnya.

Dalam upaya penertiban, Munafri menekankan pentingnya peran Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk bertindak tegas terhadap pelanggaran di lapangan.

Ia juga meminta agar setiap laporan masyarakat terkait parkir liar maupun aktivitas gudang segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor.

“Termasuk melakukan penertiban secara tegas terhadap aktivitas yang melanggar aturan,” tegasnya.

Munafri turut menekankan bahwa camat dan lurah harus menjadi garda terdepan dalam mengawasi wilayahnya, termasuk mendata aktivitas usaha dan memastikan tidak ada pelanggaran aturan.

“Camat dan lurah diharapkan tidak hanya menjadi pelaksana administratif, tetapi juga mampu menjadi problem solver yang responsif terhadap berbagai persoalan warga,” imbuhnya.

Ia juga mengingatkan agar tidak ada pola kerja “one man show” dalam pemerintahan wilayah, melainkan mengedepankan kerja tim dan distribusi tugas yang jelas.

“Jangan semua pekerjaan ditumpuk pada satu orang. Ini kerja tim. Harus ada distribusi tugas yang jelas agar pelayanan tetap berjalan,” ujarnya.

Munafri menegaskan bahwa penanganan parkir liar dan penataan gudang merupakan bagian dari upaya besar Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan tata kelola kota yang lebih tertib dan terukur.

Dengan penguatan regulasi, koordinasi lintas dinas, serta keterlibatan aparat wilayah, ia optimistis berbagai persoalan perkotaan dapat diatasi secara bertahap.

“Termasuk penertiban dan pengawasan gudang serta parkir liar, ini menjadi prioritas agar kota kita lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamendagri apresiasi stabilitas pertumbuhan ekonomi di Kepri
• 19 jam laluantaranews.com
thumb
Daftar 39 Perusahaan Peraih Penghargaan PROPER Emas KLH 2026
• 45 menit lalukatadata.co.id
thumb
Aktivis KontraS Andrie Yunus Tolak Peradilan Militer: Saya Tidak Percaya!
• 7 jam laluokezone.com
thumb
Gear Ultima Hybrid 2026 Meluncur, Yamaha Tambah Varian
• 3 jam lalueranasional.com
thumb
Wall Street Menguat, Investor Masih Pantau Perkembangan Perang di Iran
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.