Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta Pertamina Enduro melakukan evaluasi sebagai bagian dari persiapan lanjutan Final Four Proliga 2026.
Memiliki target lolos babak Grand Final Proliga 2026, Jakarta Pertamina Enduro justru mencatatkan hasil kurang baik dengan satu kali menang dan satu kekalahan pada seri pertama.
Jelang pekan kedua Final Four Proliga 2026 seri Solo, Jakarta Pertamina Enduro berupaya meningkatkan performa setelah tertahan di posisi kedua di klasemen sementara.
Penampilan Jakarta Pertamina Enduro pada seri Surabaya juga diwarnai catatan positif dari pemain andalan mereka, Irina Voronkova. Outside hitter asal Rusia tersebut tampil impresif dengan menyumbangkan total 63 poin dan menjadi top skor di seri tersebut.
Kontribusinya tidak hanya terlihat dari produktivitas poin, tetapi juga dari peran kepemimpinan yang ditunjukkan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Meski demikian, tim pelatih tetap melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim. Fokus pembenahan diarahkan pada stabilitas permainan antar set serta kemampuan tim dalam merespons tekanan servis dari lawan, dua aspek yang dinilai masih perlu ditingkatkan sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menegaskan bahwa fase Final Four Proliga 2026 menuntut konsistensi tinggi karena persaingan antar tim sangat ketat. Menurutnya, setiap detail teknis menjadi faktor penentu dalam menentukan hasil pertandingan.
“Final Four adalah fase dengan margin yang sangat tipis, sehingga konsistensi menjadi kunci," kata Werry Prayogi, Selasa (7/4/2026).
"Evaluasi kami diarahkan pada detail-detail teknis seperti kualitas receive, efisiensi serangan di fase transisi, serta pengelolaan momentum di poin-poin krusial. Persiapan menuju pertandingan selanjutnya difokuskan agar tim bisa tampil lebih stabil dan kompetitif di setiap pertandingan,” ujar Werry.
Sementara itu, pelatih kepala Jakarta Pertamina Enduro, Bulent Karslioglu, mengungkapkan bahwa timnya kini tengah berada dalam tahap penyempurnaan aspek teknis maupun taktis. Ia menekankan pentingnya peningkatan kualitas first pass agar alur serangan tim dapat berjalan lebih variatif dan efektif.
“Kami menekankan pada peningkatan kualitas first pass agar distribusi bola lebih variatif, serta meningkatkan efektivitas serangan di semua rotasi," kata Bulent Karslioglu.




