tvOnenews.com - Penantian panjang Dedi Mulyadi dalam menangani persoalan sampah di Jawa Barat akhirnya menemui titik terang.
Setelah bertahun-tahun Dedi Mulyadi bergulat dengan wacana, studi, dan birokrasi yang berbelit, kini solusi nyata benar-benar di depan mata. Sampah yang dulu menjadi beban lingkungan perlahan diarahkan menjadi sumber energi masa depan.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq sepakat mempercepat pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah melalui fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Bandung Raya serta kawasan Bogor-Depok.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (kanan) dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. (Sumber: Antara)
Kesepakatan ini diperkuat lewat penandatanganan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan delapan pemerintah kabupaten/kota.
Percepatan proyek ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan.
Selain itu, program ini juga mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 yang mewajibkan pembangunan PSEL di daerah dengan produksi sampah tinggi.
“Ya, ini bersama Menteri Lingkungan Hidup, Wali Kota Bandung, Bupati Bandung Barat, Wali Kota Depok, Wali Kota Bogor, Bupati Kabupaten Bandung, Wali Kota Cimahi, Wakil Bupati Cianjur, dan Bupati Purwakarta yang sekarang masuknya Bandung Raya. Ini, Bu Dirjen, sering saya marahi waktu masih Wakil Ketua Komisi IV,” ujar Dedi Mulyadi dalam unggahan Instagram pribadinya (7/3/2026).
Ia mengungkapkan bahwa perjalanan panjang menghadirkan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah bukanlah hal yang mudah. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari rapat hingga studi banding ke luar negeri.
“Jadi setelah bertahun-tahun kita ngurusin agar punya pembangkit listrik tenaga sampah, sampahnya diubah menjadi energi listrik, ratusan kali rapat, ratusan kali studi banding, ratusan kali kunjungan ke luar negeri, ternyata selesai dengan tiga kali pertemuan, satu kali telepon, dua kali pertemuan,” lanjutnya.
Menurutnya, saat ini proyek tersebut telah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat dan siap direalisasikan.
“Sekarang sudah di-taken sama Pak Menteri, ya. Nanti kita akan punya pembangkit listrik tenaga sampah, dalam bahasa Inggris waste-to-energy,” kata Dedi Mulyadi.




