jpnn.com - Pendiri Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Saiful Mujani menyerukan konsolidasi untuk menurunkan Presiden Prabowo Subianto.
Pernyataan politik Saiful Mujani tersebut memicu beragam respons di ruang publik.
BACA JUGA: Tanggapi Pernyataan Saiful Mujani, Ketum Logis 08 Anshar Ilo: Kritik Harus Konstruktif
Sejumlah pihak menilai ungkapan itu menimbulkan kontroversi dan berpotensi dinilai inkonstitusional apabila dimaknai sebagai upaya di luar mekanisme demokrasi yang sah.
Merespons hal itu, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menegaskan pemerintah tetap fokus bekerja untuk rakyat.
BACA JUGA: Reaksi Menko Yusril soal Jaksa Kasasi Vonis Bebas Delpedro
Pemerintah juga tidak ingin larut dalam polemik dan tetap memprioritaskan pelayanan kepada masyarakat serta pelaksanaan program-program strategis nasional.
“Saya masih banyak sekali kerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Itu kira-kira,” ujar Seskab Teddy menjawab pertanyaan media soal video pernyataan Saiful Mujani yang viral di media sosial.
BACA JUGA: DPR Bakal Bahas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus dengan Menhan Sjafrie
Seskab Teddy juga menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto saat ini tetap fokus pada agenda-agenda besar yang berkaitan dengan kepentingan bangsa dan negara.
“Apalagi Bapak Presiden, ngurusin hal besar. Lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis,” lanjutnya.
Pernyataan tersebut mencerminkan sikap pemerintah yang memilih tetap tenang, proporsional, dan berorientasi pada hasil di tengah berbagai dinamika opini publik. Pemerintah menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan program prioritas nasional berjalan optimal demi kepentingan rakyat.
Di sisi lain, pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjaga ruang demokrasi yang sehat. Kebebasan berpendapat tetap dihormati sebagai bagian dari demokrasi, namun pelaksanaannya harus tetap berada dalam koridor konstitusi dan hukum yang berlaku.
Seskab Teddy mengajak seluruh elemen masyarakat mengedepankan dialog yang konstruktif, menjaga stabilitas nasional, dan bersama-sama mendukung proses pembangunan agar berjalan secara berkelanjutan. (esy/jpnn)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Mesyia Muhammad




