Iran-AS Sepakat Gencatan Senjata, Pakar Usul Kesepakaten Permanen

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Ohio: Iran dan Amerika Serikat (AS) sepakat melakukan gencatan senjata selama 2 pekan. Hal ini memberi angin segar terutama bagi krisis energi yang mulai terjadi di berbagai negara akibat penutupan Selat Hormuz.

Profesor sejarah dari Cedarville University, Stanley Schwartz, mengatakan, dua minggu ke depan menjadi momen krusial. Menurutnya, kedua pihak mesti menegosiasikan kesepakatan yang lebih permanen terkait genajatan senjata. sangat penting karena kedua pihak menegosiasikan syarat-syarat kesepakatan yang lebih permanen. 

"Gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran dapat membuka jalan bagi negosiasi perdamaian jangka panjang," ujar Stanley, mengutip abc6onyourside.com, Rabu, 8 April 2026.

Ia menjelaskan, gencatan senjata ini merupakan kesepakatan sementara di tengah meningkatnya tekanan ekonomi. Gejolak pasar saham dan kenaikan harga gas yang telah menimbulkan kekhawatiran di seluruh negeri.

Swartz mengatakan jika gencatan senjata bertahan, tidak ada lagi hambatan untuk melintasi Selat Hormuz. Kondisi tersebut akan membuat pasar keuangan dapat stabil dan harga bensin mungkin akan turun dalam beberapa hari mendatang.

"Meski demikian, mungkin butuh waktu sebelum harga turun," ucapnya.

10 Poin Negosiasi


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Foto: Anadolu


Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang berbicara dalam kapasitas sebagai anggota Dewan Keamanan Nasional, memaparkan 10 poin yang jadi fokus negosiasi gencatan senjata dengan Amerika Serikat.

Menurut media pemerintah IRIB yang dikutip dari Anadolu, Rabu 8 April 2026, poin-poin yang diajukan oleh Iran termasuk:

  1. Jaminan prinsipil AS untuk tidak melakukan agresi
  2. Kontrol berkelanjutan Iran atas Selat Hormuz
  3. Pengakuan pengayaan uranium
  4. Pencabutan seluruh sanksi primer dan sekunder
  5. Pengakhiran semua resolusi DK PBB dan Dewan Gubernur IAEA
  6. Pembayaran kompensasi kepada Iran
  7. Penarikan pasukan tempur AS dari kawasan
  8. Penghentian perang di semua front, termasuk terhadap perlawanan Islam di Lebanon.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Rabu pagi, bahwa proposal tersebut akan berfungsi sebagai kerangka kerja untuk negosiasi, meskipun tidak secara terbuka merinci semua elemennya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sering Dianggap Masuk Angin? Kenali 15 Tanda Awal Kehamilan yang Jarang Disadari
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Haris Rusly Moti: Prabowo Berhasil Jaga Stabilitas Ekonomi di Tengah Gejolak Geopolitik
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
TERBARU! Iran Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat dengan AS, Pakistan Juru Kunci? Begini Kata Analis
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Pejabat Eselon I ke Istana, Ada Apa?
• 14 jam lalukompas.com
thumb
Kemensos Alihkan Pengelolaan TMP ke Kemenhan, DPD Usul Ubah Undang-Undang
• 14 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.