Sebelum jadi sangat parah, kerusakan pada komponen tersebut bisa dideteksi dengan cara yang cukup mudah. Ciri-ciri komstir motor rusak yang paling umum adalah setang terasa kaku/berat saat dibelokkan, setang oblak atau tidak stabil, timbul bunyi 'jeduk' saat ngerem depan.
Lalu juga muncul getaran tidak wajar pada stang terutama di jalan rusak. Kondisi ini membuat handling motor liar dan berbahaya. Berikut adalah detail ciri-ciri komstir motor yang rusak atau perlu diservis.
1. Setang Kaku atau Berat
Kemudi sulit digerakkan ke kanan atau kiri, terasa tersendat di posisi tengah, atau terasa kaku saat bermanuver.
2. Setang Oblak (Speling)
Saat motor berhenti dan rem depan ditahan, lalu garpu depan didorong maju-mundur, terasa ada jarak atau kelonggaran (oblak) pada stang. Baca Juga:
Toyota Land Cruiser 250 Terbaru Ada Fitur Anti Maling
3. Bunyi 'Jeduk' Saat Pengereman
Terdengar suara "cetuk-cetuk" atau "jeduk" dari arah segitiga bawah/komstir saat melakukan pengereman depan atau melewati jalan berlubang.
4. Setang Tidak Stabil/Goyang
Motor terasa 'ngebuang' atau tidak lurus saat berjalan, seringkali setang bergoyang tidak wajar pada kecepatan tertentu.
5. Getaran Berlebihan
Timbul getaran yang tidak normal pada stang, terutama saat melintasi jalan tidak rata.
6. Pengereman Terasa Kurang Pakem
Akibat komstir oblak, jarak pengereman terasa lebih jauh atau seperti rem blong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





