Sebanyak 1.806 murid asal sekolah di Jawa Timur mengikuti Lomba Kompetensi Siswa Pendidikan Dasar dan Menengah (LKS Dikmen) tingkat provinsi tahun 2026 pada 6-10 April 2026.
Para murid Jatim tersebut berkompetisi di 52 bidang lomba kompetensi dan dua bidang lomba eksibisi dalam LKS Dikmen 2026. Saat ini, seluruh cabang lomba sudah berlangsung di berbagai lokasi, meliputi 21 SMK di Surabaya, 1 SMK di Sidoarjo, dan 1 SMK di Blitar.
“Hingga hari ini, sejak hari pertama saya keliling meninjau pelaksanaan LKS tingkat provinsi, Alhamdulillah semua berjalan lancar dan tertib, termasuk para peserta yang sangat antusias. Semangat mereka menjadi barometer bahwa mereka sangat menantikan lomba ini dan berharap mendapatkan hasil terbaik,” kata Aries Agung Paewai Kepala Dindik Jatim, pada Rabu (8/3/2026).
Aries menyebut, berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kualitas peserta tahun ini meningkat signifikan seiring dengan kemampuan siswa antardaerah yang semakin merata.
“Saya melihat skill anak-anak hampir sudah merata di seluruh daerah. Dari pertandingan hari ini, kualitas dan mutu siswa semakin baik karena apa yang mereka kerjakan sudah sesuai dengan materi lomba masing-masing,” ujarnya.
Peningkatan kualitas itu menurutnya, menjadi modal penting bagi Jatim dalam menghadapi persaingan di tingkat nasional. Apalagi, pelaksanaan LKS tingkat provinsi dilakukan lebih awal agar para pemenang bisa segera mengikuti training center (TC).
Dia melanjutkan, sejak tahun lalu, kompetisi tersebut menggunakan nomenklatur LKS Dikmen karena tidak hanya diikuti siswa SMK, tetapi juga melibatkan siswa SMA sederajat pada beberapa bidang lomba tertentu.
“LKS ini sejak tahun kemarin namanya LKS Dikmen karena tidak hanya murid SMK, tetapi juga murid SMA sederajat. Di ajang ini ada beberapa keterampilan lomba yang pesertanya dari SMA, seperti lomba 3D Game Art,” tuturnya.
Aries menyebut, LKS Dikmen merupakan ajang prestisius karena menjadi pembuktian kemampuan keterampilan siswa. Berbagai kompetensi dilombakan dengan melibatkan juri dari kalangan industri hingga peraih kompetisi tingkat dunia.
“Di LKS berbagai jenis kompetensi dilombakan. Peserta punya kesempatan untuk mengoptimalkan kompetensi keahlian. Juri yang didatangkan pun tidak main-main ada yang pernah menjuarai Word Skill, ada juga dari expert industri. Selama pertandingan mereka juga bertanding melawan waktu karena dalam waktu tertentu murid harus menyelesaikan modul yang diberikan dan menentukan dengan sempurna. Jadi kualitas murid-murid kita di LKS ini luar biasa,” jabarnya.
Bagi para pemenang LKS tingkat nasional nantinya akan memiliki kesempatan untuk mewakili Indonesia di ajang internasional, seperti WorldSkills ASEAN hingga WorldSkills Competition tingkat dunia.
“Menjadi juara LKS ini memberikan reputasi tinggi dan diakui secara luas oleh DUDI, sehingga mempermudah peluang kerja. Apalagi seleksi dilakukan berjenjang mulai dari tingkat kota, kabupaten, provinsi, hingga tingkat nasional, sehingga memastikan kualitas peserta yang berlomba adalah yang terbaik,” ucapnya.
Selain itu, sertifikat LKS juga bisa digunakan sebagai portofolio yang tidak hanya untuk masuk Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), tetapi juga bisa untuk mendaftar ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Golden Ticket.
“Tahun ini beberapa murid SMK lolos di jalur Golden Ticket dengan menggunakan sertifikat LKS,” ucapnya.
Seperti diketahui, LKS Dikmen Jatim 2026 mempertandingkan 52 bidang lomba dari berbagai sektor, mulai Plastic Die Engineering , CNC Milling, CNC Turning, Prototype Modelling, Automobile Technology, Agronomy, Autobody Repair, Digital Construction, Car Painting, Cooking, Graphic Design Technology, Information Network, Cabling Textile, Tourism Industry, 3D Game Art, Accounting, Beauty Therapy, Bricklaying, Cabinet Making, Chemistry.
Kemudian, Cloud Computing, Cyber Security, Electronics, Fashion Technology, Fishery, Hairdressing, Health and Social Care, Heavy Vehicle Technology, Hotel Reception, Industrial Control, IT Network System AdministrationSMKN 1 Surabaya, IT Software Solutions for Business Landscape and Gardening, Mechanical Engineering CAD, Mechatronics, Metrology, Nautica, Patisserie and Confectionery, Pharmacy.
Selanjutnya, Plumbing and Heating, Post Harvest Technology, Refrigeration and Air Conditioning, Restaurant Service, Robot Manufacturing System, Wall and Floor Tilling, Web Technologies, Welding, Artificial Intelligence, Billingual Secretary, Digital Marketing, Electrical Installation, Livestock, Autonomous Mobile Robotics, Motorcycle Maintenance and Repair.
Terakhir dua bidang lomba kompetensi mengikuti Eksibisi yakni Welding Robot, dan Collaborative Robot System Integration.(ris/rid)




