Genjot Pariwisata Bali, Kemenhub Percepat Pembangunan Transportasi Terintegrasi

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mempercepat pembangunan transportasi pariwisata di Bali, dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI dan Gubernur Bali, di Senayan, Jakarta, Rabu (8/4). 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pihaknya telah menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas di Provinsi Bali melalui pengembangan water taxi dan dermaga di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng.

BACA JUGA: Menhub Respons Penghapusan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat

Terkait rencana pengembangan water taxi, Menhub Dudy menyatakan, merupakan solusi alternatif dalam mengintegrasikan transportasi darat, laut, serta udara, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di Provinsi Bali, khususnya Kabupaten Badung. 

Saat ini, PT. ASDP Indonesia Ferry sedang melakukan penyusunan studi Detail Engineering Design (DED). 

BACA JUGA: Menhub Dudy Resmi Buka One Way Tahap Dua Presisi KM 263-70

Adapun pekerjaan konstruksi, akan mulai dilaksanakan pada Agustus 2026 hingga Juli 2027

“Water taxi dapat menghubungkan Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kawasan pariwisata Canggu. Berdasarkan observasi lapangan, waktu tempuh perjalanan darat dari Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju kawasan Canggu adalah 1-2 jam,” ujar Menhub Dudy.

BACA JUGA: Menhub Ingatkan Soal Aturan Truk Sumbu 3 Dilarang Melintas Hingga 29 Maret

Sementara itu, terkait pembangunan dermaga di Pelabuhan Celukan Bawang, Kabupaten Buleleng, Menhub Dudy mengatakan, Dermaga I Pelabuhan Celukan Bawang direncanakan akan melayani kegiatan sandar kapal general cargo dan aspal curah cair, dengan pengembangan tambahan panjang dermaga 92 meter. 

Sementara Dermaga II akan menjadi dermaga multipurpose yang melayani penumpang, general cargo, serta curah kering, dengan rencana pengembangan tambahan panjang dermaga 60 meter. 

Hal tersebut merupakan hasil dari evaluasi yaitu diperlukan pelabuhan alternatif agar kendaraan berat, besar, serta kecil tidak bercampur.

“Sebagai salah satu solusi jangka pendek, kami juga meminta Pelindo melakukan pengembangan pelabuhan khususnya di Ketapang, dengan membuka dermaga baru di Gilimanuk. Kami harap bisa mendapat wilayah sebagai pelabuhan pasangan yang menerima kapal dari Ketapang. Kami harap juga bisa mendapat wilayah buffer zone sebagai salah satu solusi alternatif untuk mengatasi flow arus kendaraan yang begitu besar. Apalagi tahun depan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri akan berdampingan,” kata Menhub Dudy.

Menhub Dudy berharap, langkah-langkah strategis yang telah disiapkan dapat segera terlaksana guna memperkuat konektivitas, mendukung mobilitas penumpang dan distribusi logistik yang lebih efisien, mengurangi kepadatan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kualitas layanan transportasi di kawasan pariwisata.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Ketua Komisi V DPR RI Lasarus, Menteri PU Dody Hanggodo, Wakil Menteri Perhubungan Suntana, serta Gubernur Bali Wayan Koster. (jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Menhub Prediksi Puncak Tanggal Arus Balik Lebaran 2026


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antrean LPG 3 Kg Mengular, Pertamina Kirim Ratusan Ribu Tabung
• 1 jam lalutvrinews.com
thumb
Mahfuz Sidik Sebut Ancaman Sabotase di Balik Peluang Gencatan Senjata AS–Iran
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bahlil: Masa Sulit Pasokan LPG Berakhir, Stok Aman Kini di Atas 10 Hari
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini 8 April 2026: Didominasi Hujan Ringan Hingga Berawan Tebal
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Panas Lagi! Korsel Tuduh Korea Utara Tembakkan Proyektil ke Laut Timur
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.