TABLOIDBINTANG.COM - Aktor David Schwimmer kembali melontarkan kritik tajam terhadap rapper Kanye West atau Ye. Bintang serial Friends itu secara terbuka menyatakan bahwa West tidak seharusnya diberi panggung untuk tampil, menyusul kontroversi panjang terkait pernyataan antisemitnya.
Melalui media sosial, Schwimmer memuji sejumlah perusahaan yang menarik dukungan sponsor dari Wireless Festival di London, setelah Kanye diumumkan sebagai penampil utama. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk sikap moral yang tegas.
“Senang melihat perusahaan yang memiliki kejelasan moral,” tulis Schwimmer. Ia juga menegaskan bahwa permintaan maaf tertulis dari Kanye tidak cukup untuk menghapus jejak panjang pernyataan kebencian yang pernah dilontarkan.
Ini bukan kali pertama Schwimmer mengkritik Kanye. Sebelumnya, ia juga sempat meminta Elon Musk untuk menghentikan pemberian “megafon” kepada sang rapper, merujuk pada platform yang digunakan Kanye untuk menyebarkan pernyataan kontroversial.
Schwimmer turut mempertanyakan ketulusan permintaan maaf terbaru Kanye, yang dipublikasikan melalui iklan berbayar di surat kabar besar. Menurutnya, langkah tersebut lebih terlihat sebagai strategi hubungan masyarakat (PR) ketimbang bentuk penyesalan yang nyata.
“Ye sudah pernah meminta maaf sebelumnya, lalu menarik kembali dan kembali mengulang pernyataan kebencian,” ujarnya. Ia menduga permintaan maaf tersebut dilakukan menjelang rencana kembalinya Kanye ke panggung musik.
Ia juga menyinggung berbagai kontroversi lain, termasuk perilisan lagu Heil Hitler serta penjualan merchandise bergambar swastika, yang dinilai tidak bisa dianggap remeh.
Minta Bukti Nyata, Bukan Sekadar Kata-Kata
Lebih lanjut, Schwimmer menegaskan bahwa Kanye tidak seharusnya diberi ruang tampil sebelum menunjukkan perubahan nyata. Ia menyarankan agar sang rapper membuktikan keseriusannya melalui tindakan konkret.
Di antaranya, Schwimmer mengusulkan agar Kanye menyumbangkan sebagian pendapatannya dari festival kepada organisasi Yahudi di Inggris, serta membuka dialog konstruktif dengan para pemimpin dan seniman dari komunitas tersebut.
Pernyataan Schwimmer ini kembali menambah sorotan terhadap kontroversi yang melibatkan Kanye West, sekaligus memicu perdebatan publik soal batas antara kebebasan berekspresi dan tanggung jawab sosial di industri hiburan.




