jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menjelaskan urgensi pengadaan motor listrik untuk kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dia beralasan bahwa pengadaan motor listrik itu untuk menjangkau daerah-daerah yang sangat sulit untuk penyebaran Makan Bergizi Gratis (MBG).
BACA JUGA: 41 SPPG di NTB Ditutup Sementara, Ini Alasannya
“Menjangkau desa-desa, daerah daerah yang hanya bisa dengan motor. Itu untuk menunjang operasional,” ucap Dadan di Istana Negara, pada Rabu (8/4).
Oleh karena itu, distribusi 21.801 unit motor listrik tersebut disebar ke SPPG seluruh wilayah terutama di wilayah yang sulit dijangkau.
BACA JUGA: Video Sepeda Motor Berlogo BGN Viral, Dadan: untuk Mendukung Operasional Kepala SPPG
“Iya akan kami distribusikan nanti untuk operasional seluruh orang yang ada di SPPG terutama untuk di daerah-daerah yang sulit,” kata dia.
Dia mempertegas pembelian motor listrik tersebut menggunakan anggaran BGN untuk 2025. Dari target pembelian 24.400 itu, hanya bisa direalisasikan sebanyak 21.801.
BACA JUGA: Profil 2 Motor Listrik dalam Proyek Makan Bergizi Gratis
“Harga pasaran Rp 52 juta, tapi kita beli kalau enggak salah Rp 42 juta di bawah harga pasaran,” tuturnya. (mcr4/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Viral Motor Logo Badan Gizi Nasional, Bos BGN Buka Suara
Redaktur : M. Rasyid Ridha
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




