Perdana Menteri Lebanon Nawaf Salam menyatakan Kamis (9/4) adalah Hari Berkabung Nasional. Sebab, sehari sebelumnya negaranya digempur habis-habisan oleh Israel hingga mengakibatkan 100-an warganya tewas dan ratusan lain luka-luka.
"Hari berkabung nasional untuk mengenang para martir dan mereka yang terluka akibat serangan Israel, yang menargetkan orang tak bersalah dan rakyat sipil," katanya Salam, dilansir AFP.
Selain itu, Salam juga menginstruksikan penutupan administrasi publik, dan penurunan bendera setengah tiang.
Saat ini, pemerintah juga sedang mengumpulkan semua bantuan yang ia bisa raih.
"Kami sedang memobilisasi semua sumber daya diplomatik dan politik Lebanon untuk menghentikan Israel si mesin pembunuh," ucap Salam.





