JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan Indonesia telah berhasil melalui krisis liquefied petroleum gas (LPG).
Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (8/4/2026).
"Menyangkut LPG, masa sulit kita untuk LPG sudah kita lewati sejak tanggal 4 (April 2026)," ucapnya.
Dia pun memastikan pasokan LPG nasional saat ini dalam kondisi aman.
"Alhamdulilah sekarang cadangan kita untuk LPG kapasitasnya sudah di atas 10 hari. Sebentar lagi kapal kita masuk," ujarnya.
Baca Juga: Bahlil Ajak Rakyat Hemat Energi: Jangan Boros Pakai Kompor
Bahlil juga menuturkan, pasokan LPG nasional tidak bergantung pada jalur distribusi di Selat Hormuz.
Dia mengatakan pasokan LPG berasal dari negara-negara lain seperti Australia dan Amerika Serikat.
"Kalau LPG tidak ada hubungannya dengan Selat Hormuz," tegasnya.
"Karena kita sudah ambil dari Australia, Amerika dan beberapa negara lain," imbuhnya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- Bahlil lahadalia
- Lpg
- Pasokan lpg aman
- Stok lpg
- Menteri ESDM
- impor minyak mentah





