Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Bandung
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, memastikan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP di Kota Bandung berjalan sesuai prosedur dan mekanisme yang telah ditetapkan.
Hal tersebut disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke SMPN 7 Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu, 8 April 2026. Ia mengungkapkan bahwa proses pelaksanaan TKA berlangsung tertib tanpa ditemukan pelanggaran.
“Pelaksanaan sudah sesuai ketentuan dan berjalan dengan baik. Tidak ditemukan pelanggaran, dan diharapkan kondisi ini dapat terus terjaga pada hari-hari berikutnya,”kata Atip dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 April 2026.
Menurut Atip, TKA bertujuan untuk mengukur serta mengevaluasi kemampuan akademik individu peserta didik, bukan sebagai penentu kelulusan. Ia pun mengingatkan para siswa agar tidak merasa tertekan dalam mengikuti tes tersebut.
“TKA ini bukan penentu kelulusan, tetapi untuk mengetahui kemampuan masing-masing siswa. Karena itu tidak perlu cemas, yang penting adalah mempersiapkan diri dengan baik,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun peserta didik, agar pelaksanaan TKA ke depan semakin baik.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Asep Saeful Gufron, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran pelaksanaan TKA.
Menurutnya, tidak semua sekolah dapat menjadi lokasi pelaksanaan karena adanya kendala jaringan internet di beberapa wilayah. Untuk itu, pemerintah daerah memastikan kesiapan infrastruktur, termasuk peningkatan kapasitas internet di sekolah.
“Seluruh sekolah yang menjadi lokasi sudah dipastikan memiliki jaringan internet yang memadai. Kapasitas juga ditingkatkan agar pelaksanaan TKA berjalan maksimal, disertai pelatihan bagi guru dan siswa sebelumnya,”ungkap Saeful.
Di sisi lain, semangat peserta didik juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan TKA. Salah satunya ditunjukkan oleh Zaskia, siswa kelas 9 yang mengikuti tes dengan kursi roda usai menjalani operasi. Ia tetap berusaha maksimal dengan belajar mandiri dan bersama teman.
“Saya tetap belajar, latihan soal, dan berdiskusi dengan teman, bahkan lewat video call jika tidak bisa bertemu langsung,”ujar Zaskia.
Hal serupa disampaikan Ratu Putri Anjani, siswa kelas 9 lainnya, yang mengaku optimistis meski menghadapi beberapa soal yang cukup menantang.
“Alhamdulillah lancar. Memang ada soal yang sulit, tapi masih bisa dikerjakan. Saya tetap optimis hasilnya baik,”kata Putri.
Ia juga mengajak teman-temannya untuk tetap semangat belajar dan mempersiapkan diri dengan baik dalam mengikuti TKA.
Secara umum, pelaksanaan TKA di Kota Bandung menunjukkan kesiapan yang baik dari sisi teknis maupun partisipasi peserta didik, sehingga diharapkan mampu memberikan gambaran objektif terhadap capaian pembelajaran siswa.
Editor: Redaktur TVRINews





