RI-India jajaki kolaborasi pendidikan tinggi bidang bisnis dan ekonomi

antaranews.com
22 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Indonesia dan India berupaya menjajaki kolaborasi pendidikan tinggi di bidang bisnis dan ekonomi dalam rangka memperluas akses pendidikan yang berkualitas, serta dapat meningkatkan kolaborasi internasional.

Hal tersebut mengemuka kala Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menerima audiensi Duta Besar India untuk Indonesia, Sandeep Chakravorty beserta delegasi dari perguruan tinggi Indian Institute of Management Bangalore (IIMB) di Kantor Kemdiktisaintek, Rabu (8/4).

Menteri Brian menyambut positif rencana kerja sama untuk memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi di Indonesia, di mana potensi kolaborasi perguruan tinggi dari kedua negara dapat dilakukan dalam bidang bisnis dan ekonomi.

"Kami harap perguruan tinggi di Indonesia dan India dapat berkolaborasi di berbagai program bersama khususnya penelitian di bidang bisnis dan ekonomi," kata Mendiktisaintek dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Baca juga: Presiden instruksikan optimalisasi peran kampus untuk penataan kota

Menanggapi hal ini, Dubes India untuk Indonesia menegaskan bahwa rencana pengembangan kerja sama ini dipandang sebagai komitmen jangka panjang dalam penguatan pendidikan tinggi dan pengembangan sumber daya manusia.

Sementara, Rektor IIMB Dinesh Kumar Unnikrishna menyampaikan bahwa IIMB merupakan sekolah bisnis yang berbasis riset. Untuk itu, fokus utama kerja sama akan mencakup bidang-bidang strategis seperti transformasi digital, kecerdasan buatan, serta pengembangan ekosistem bisnis modern.

Diketahui, pertemuan tersebut juga membahas peluang pengembangan program pendidikan melalui pembukaan program magister administrasi bisnis di Indonesia.

Melalui inisiatif ini, Kemdiktisaintek berharap kerja sama antara Indonesia dan India tidak hanya memperkuat kapasitas institusi pendidikan tinggi, tetapi juga mendorong lahirnya ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing global.

Baca juga: Mendiktisaintek minta perguruan tinggi cermati mata kuliah untuk PJJ


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BTN (BBTN) dan KAI Siap Bangun Lima Tower Hunian Terintegrasi Stasiun Kereta
• 47 menit laluidxchannel.com
thumb
Kajati Sulsel Didik Farkhan Siap Dukung dan Sukseskan Konperprov PWI
• 22 jam laluharianfajar
thumb
Pakistan Jadi Mediator Utama Konflik AS-Iran
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lindi Fitriyana Pamer Hamil Besar Usai Sebulan Nikah, Virgoun Justru Beri Reaksi Tak Terduga
• 17 jam lalugrid.id
thumb
Pramono: Kasus Laporan Warga Dibalas AI di Kalisari Bukan Kali Pertama, Lurah Kami Copot
• 13 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.