Syaiful Huda Tegaskan Arah PKB: Politik Nilai, Bukan Transaksional

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaiful Huda memberikan arahan tegas terkait arah perjuangan partai ke depan.

Huda menegaskan bahwa PKB konsisten mengusung politik nilai dan pengabdian, bukan politik pragmatis atau transaksional demi kepentingan sesaat.

BACA JUGA: Gus Muhaimin Ingatkan Kepala Daerah PKB Harus Jadi Teladan

Hal itu disampaikan Huda saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB serentak untuk Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (8/4).

Huda mengungkapkan Kalimantan Selatan (Kalsel) kini menjadi wilayah yang mendapat perhatian khusus dari DPP PKB. 

BACA JUGA: PKB Konsisten Kaji Kitab Karya Mbah Hasyim, Diapresiasi Gus Anta Maulana

Hal ini dibuktikan dengan penunjukan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal sebagai Ketua DPW PKB Kalsel.

"Kalimantan Selatan termasuk yang mendapat keberkahan karena langsung dipimpin oleh Wakil Ketua DPR RI. Banyak DPW yang menginginkan beliau, dan Alhamdulillah beliau ditunjuk langsung oleh Ketua Umum," kata Syaiful Huda dikutip JPNN.com, Kamis (9/4).

BACA JUGA: Neng Eem PKB: Perempuan Berdaya Kunci Lahirnya Keluarga Kuat dan Masyarakat Sehat

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Komisi X DPR RI ini juga menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar (Gus Muhaimin) untuk seluruh kader di Bumi Lambung Mangkurat.

"Salam hormat dari Gus Muhaimin untuk seluruh pejuang PKB di Kalsel yang telah berjuang sejak 1998. Semoga perjuangan bapak dan ibu sekalian menjadi amal jariyah," tuturnya.

Huda menekankan bahwa kekuatan politik PKB di Kalsel terletak pada perpaduan dua nilai utama, yakni semangat perjuangan keagamaan (religiusitas) dan nasionalisme.

Menurutnya, gerakan politik tidak akan kuat jika hanya berbasis nasionalisme semata tanpa sentuhan religiusitas.

"PKB adalah partai yang secara konsisten memadukan kedua nilai tersebut. Jika ada pertanyaan partai mana yang menggabungkan religiusitas dan nasionalisme, jawabannya adalah PKB," tegas legislator asal Jawa Barat ini.

Lebih lanjut, Huda menyatakan bahwa PKB lahir sebagai representasi politik idealisme yang berpihak pada kepentingan umat dan rakyat secara bersamaan.

Dia pun memberikan peringatan keras terhadap praktik politik pragmatis yang sering muncul di momen-momen politik.

"PKB adalah partai yang mengusung politik idealisme, berbasis kepedulian, bukan pragmatisme. Karena itu, partai yang mengedepankan pragmatisme adalah lawan PKB," tegasnya.

Huda optimistis, di bawah kepemimpinan baru dan soliditas kader yang ada, PKB Kalsel akan menjadi garda terdepan dalam melawan praktik politik transaksional.

"Saya yakin di Kalimantan Selatan banyak kader PKB yang siap membasuh praktik politik pragmatisme," pungkasnya. (mcr8/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Anggota KKB Pelaku Penembakan Tito Karnavian Nekat Tabrak Kendaraan Petugas


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Presiden Prabowo Merasa Pemerintahannya Telah Capai Tonggak Prestasi yang Nyata
• 26 menit lalukompas.tv
thumb
Kejutan Transfer, Garnacho Dihubungi Klub yang Tak Terduga, Chelsea Siap Jual Kalau Harga Cocok Meski Baru Dibeli
• 18 jam laluharianfajar
thumb
Foto: DKI Jakarta Jadi Provinsi Terpadat di Indonesia
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Satgas PRR Sebut Lebih dari 500 Titik Lumpur Sumatera Dibersihkan, Akses Terbuka
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Hadiri Taklimat Presiden Prabowo, Mardiono Tegaskan Dukung Program Pemerintah
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.