Bantah Tak Tanggung Jawab Kehamilan Icel, Anrez Adelio Siap Tes DNA

kumparan.com
17 jam lalu
Cover Berita

Bintang sinetron Anrez Adelio telah menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya terkait laporan yang menyeret namanya. Pemeriksaan ini menjadi yang pertama sejak laporan mengenai dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) masuk pada 29 Desember 2025.

Anrez mengaku bersyukur bisa memberikan klarifikasi secara langsung kepada penyidik setelah menunggu cukup lama.

“Alhamdulillah berjalan lancar. Memang dari awal aku, keluarga, dan penasihat hukum menunggu momen ini karena aku perlu mengklarifikasi,” ujar Anrez Adelio saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (9/4).

Ia menyebut kehadirannya kali ini merupakan bentuk kooperatif dalam mengikuti proses hukum yang berjalan.

“Makanya aku, kuasa hukum, dan keluarga sangat menunggu panggilan ini, kalau boleh jujur. Karena terhitung dari Desember ya, berarti empat bulan. Sudah empat bulan masa penantian kita. Cuma alhamdulillah hari ini bisa dipanggil dan bisa kasih klarifikasi,” lanjutnya.

Dalam proses tersebut, Anrez menyebut dirinya menerima total 24 pertanyaan dari penyidik. Ia menegaskan hanya menjawab sesuai dengan yang ditanyakan.

“Ada 24 pertanyaan. Kita jawab sesuai yang ditanyakan penyidik saja,” katanya.

Untuk memperkuat pernyataannya, Anrez mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti kepada penyidik. Bukti tersebut, menurutnya, tidak hanya berupa pernyataan, tetapi juga data konkret.

“Ada screenshot chat, voice note, sampai video CCTV. Jadi bukan cuma statement,” jelasnya.

Ia kembali menegaskan dirinya tidak pernah lepas tanggung jawab seperti yang dituduhkan.

“Kalau dibilang enggak bertanggung jawab atau enggak ada kontribusi, aku bingung. Karena buktinya tidak seperti itu,” ucap Anrez.

Lebih lanjut, Anrez menilai sejumlah narasi yang beredar di publik tidak sepenuhnya menggambarkan fakta yang ada.

“Dibilang nggak ada kontribusi, tanggung jawab, komunikasi. Aku selalu bilang bahwa janganlah menyesatkan. Jangan hilang-hilangkan fakta yang ada. Dan aku punya banyak buktinya, aku bawa buktinya dan aku akan serahkan dulu ke pihak yang berwajib supaya lebih etis,” katanya.

Terkait komunikasi dengan pihak pelapor, Anrez mengklaim dirinya sejak awal terus berupaya menjalin komunikasi dan memenuhi berbagai permintaan. Namun, ia mengaku heran karena persoalan justru terus bergulir.

“Yang diminta sudah dipenuhi, tapi masih diviralkan seolah-olah enggak ada. Sudah dipenuhi, berubah lagi. Jadi biar teman-teman simpulkan sendiri arahnya ke mana,” katanya.

Ia juga menilai masalah ini tidak seharusnya dijadikan konsumsi publik.

“Dari awal aku ngerasa kayak hal-hal seperti itu tuh bukan hal yang pantas untuk dipublikasikan, untuk di-koar-koarkan. Kok bisa bangga keluar untuk koar-koar soal aib,” ujar Anrez Adelio

Menurut Anrez, persoalan pribadi seharusnya diselesaikan melalui jalur yang tepat, bukan diumbar ke media. Ia juga mempertanyakan alasan di balik narasi yang terus berkembang di publik.

“Aib loh, bukan hal yang untuk dipertontonkan, bukan hal yang untuk dijadikan konsumsi publik. Makanya menurut aku nggak etis aja,” lanjutnya.

Siap Tes DNA

Dalam kesempatan yang sama, Anrez juga membantah tuduhan serius terkait dugaan kekerasan seksual. Ia menegaskan hubungan yang terjadi didasari kesepakatan kedua belah pihak.

“Dengan bukti yang ada bahwa ya memang tidak ada kekerasan seksual, tidak ada paksaan, tidak ada ancaman. Ya suka sama suka, datang juga dengan sadar, mau sama mau,” ujarnya.

Soal anak yang lahir dari hubungan tersebut, Anrez menyatakan dirinya terbuka untuk bertanggung jawab jika terbukti secara hukum. Ia bahkan siap menjalani tes DNA untuk memastikan status tersebut.

“Aku tidak pernah menolak anak itu. Kalau memang itu anakku, aku siap tanggung jawab. Dari awal juga sudah siap tes DNA,” katanya.

Namun, menurut Anrez, proses tersebut belum bisa dilakukan karena terkendala komunikasi dengan pihak pelapor.

“Untuk ditemuin saja belum ada jawaban, jadi gimana mau tes DNA,” ucapnya.

Sementara itu, kuasa hukum Anrez, Ramzy Sungkar, menyebut pihaknya saat ini masih fokus pada proses klarifikasi dan belum mempertimbangkan langkah hukum lanjutan seperti laporan balik.

“Kita masih fokus memberikan bukti-bukti ke penyidik. Itu yang jadi prioritas saat ini,” kata Ramzy.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
JK Usul Harga BBM Naik, Gibran: Tidak Sejalan dengan Arahan Prabowo
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Terpuruk Sepanjang Hari, IHSG Kembali Menghijau di Penutupan Perdagangan
• 9 jam laludisway.id
thumb
Diminta Pindah ke IKN, Gibran Ajak DPR Ikut
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Tegaskan Tak Ada Indonesia Gelap: yang Bilang Matanya Buram dan Hatinya Tak Tulus
• 14 jam laludisway.id
thumb
Tumpukan Sampah TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Khawatir Penyakit Mengintai
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.