ASEAN-SEAMEO Luncurkan Peta Jalan PAUD Kawasan

tvrinews.com
18 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Lidya Thalia.S

TVRINews, Jakarta

Peluncuran peta jalan bersama antara ASEAN dan SEAMEO menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan anak usia dini (PAUD) di kawasan Asia Tenggara. Inisiatif ini menegaskan komitmen bersama negara-negara anggota untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, holistik, dan berkualitas.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Nonformal, Gogot Suharwoto, menyampaikan bahwa peta jalan ini menjadi dokumen penting yang akan memandu arah kebijakan dan implementasi program PAUD di tingkat regional.

“Peta jalan ini bukanlah akhir, melainkan titik awal untuk memperkuat kolaborasi dan diterjemahkan ke dalam program nyata, investasi, serta kebijakan berkelanjutan di masing-masing negara,” ujar Gogot dalam keterangan yang diterima tvrinews melalui akun YouTube Kemendikdasmen, Kamis, 9 April 2026.

Kegiatan ini turut dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti, jajaran pejabat kementerian pendidikan, serta perwakilan negara anggota ASEAN seperti Kamboja, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapura, hingga Timor Leste.

Selain pemerintah, sejumlah organisasi mitra pembangunan juga terlibat dalam mendukung inisiatif ini, di antaranya UNESCO, UNICEF, serta Tanoto Foundation.
Peta jalan PAUD ASEAN-SEAMEO ini disusun sebagai tindak lanjut dari deklarasi para pemimpin ASEAN dalam pilar Sosial Budaya (ASEAN Socio-Cultural Community). Fokus utamanya adalah memperluas akses pendidikan anak usia dini yang merata, meningkatkan kualitas layanan, serta memperkuat kerja sama lintas negara.

Dalam forum tersebut, juga ditegaskan pentingnya pendekatan yang menempatkan anak sebagai pusat pembelajaran, dengan mengedepankan nilai-nilai budaya, kreativitas, serta pengembangan karakter sejak dini.

Gogot menambahkan, keberhasilan implementasi peta jalan ini sangat bergantung pada komitmen seluruh pihak, baik pemerintah, mitra pembangunan, maupun masyarakat.

“Melalui kolaborasi yang kuat, kita dapat menyiapkan generasi masa depan ASEAN yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter,”tuturnya.

Peluncuran ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi regional dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan, serta memastikan setiap anak di Asia Tenggara mendapatkan hak atas pendidikan yang berkualitas sejak usia dini.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BMKG Prediksi Gempa Susulan Malut M7,6 Akan Meluruh dalam 2-3 Minggu
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Anggota Kongres AS Ajukan Pemakzulan Trump Terkait Perang di Iran
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Metode Undercover Buy Bareskrim Efektif Bongkar Peredaran Narkoba di Klub Malam
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Kantor Polisi Palsu dan Cerita dari dalam Kompleks Penipuan di Kamboja
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
Serangan Israel ke Beirut Lebanon Picu Kepanikan Warga, Petugas Darurat Berjuang Selamatkan Korban
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.