Ancaman Bom Membatalkan Pertunjukan Shen Yun, Anggota Parlemen Kanada Memperingatkan Agar Tidak Menciptakan Preseden

erabaru.net
18 jam lalu
Cover Berita

Baru-baru ini, Shen Yun Performing Arts membatalkan enam pertunjukan tersisa musim ini di Four Seasons Centre for the Performing Arts akibat ancaman bom palsu. Insiden ini memicu kecaman luas dari berbagai kalangan, dan dipandang sebagai contoh terbaru dari penindasan lintas negara oleh partai komunis Tiongkok (PKT). Peristiwa ini juga memicu diskusi luas mengenai kebebasan berekspresi, otonomi seni, serta ancaman lintas batas terhadap masyarakat demokratis.

EtIndonesia.  Pada awal Maret, anggota parlemen Kanada dari Partai Konservatif Kanada, Marc Dalton mengirim surat ucapan selamat kepada Shen Yun atas peringatan 20 tahun berdirinya. Setelah mengetahui pembatalan akibat ancaman bom palsu tersebut, ia menyatakan penyesalan mendalam.

 “Ini adalah tindakan gangguan yang sangat serius dan berniat jahat. Peristiwa seperti ini harus ditanggapi dengan sangat serius. Mereka yang membuat ancaman harus menghadapi konsekuensi hukum yang berat, karena tindakan seperti ini telah menimbulkan gangguan dan keresahan besar di masyarakat. Saya juga berharap pemerintah Partai Liberal mengambil sikap tegas terhadap hal ini,” katanya. 

Anggota parlemen Ned Kuruc, yang menyaksikan pertunjukan perdana Shen Yun di Kanada di Hamilton dan memberikan penghargaan, mengatakan bahwa setelah melarikan diri dari negara bekas komunis Yugoslavia dan menetap di Kanada, ia semakin memahami nilai kebebasan. Ia juga menilai banyak orang yang hidup di negara bebas belum tentu benar-benar memahami hakikat rezim komunis.

 “Peristiwa ini merupakan gambaran bagaimana rezim otoriter, pemerintah totaliter, atau pemerintahan komunis mengganggu situasi di luar negeri. Ini sangat mengkhawatirkan. Hal ini bisa menciptakan preseden, di mana orang dapat dengan mudah menelepon, mengarang fakta, menciptakan kekacauan di industri hiburan, dan membatalkan pertunjukan,” ujarnya. 

Anggota parlemen Amarjeet Gill menyatakan bahwa tidak seharusnya seniman atau lembaga budaya menghadapi intimidasi hanya karena membagikan budaya dan tradisi mereka. Ia mengapresiasi ketangguhan dan keberanian para seniman Shen Yun dalam terus menyebarkan nilai budaya melalui pertunjukan mereka.

Ketua parlemen Hong Kong, Jiang Jiawei, mengecam bahwa ini adalah bentuk intimidasi terang-terangan dari Partai Komunis Tiongkok, yang secara terbuka menantang masyarakat beradab serta menginjak-injak supremasi hukum dan kebebasan. Ia menyerukan komunitas internasional untuk membela kebebasan berekspresi, hak asasi manusia, dan kebebasan seni, serta meminta Kanada melakukan penyelidikan menyeluruh dan meminta pertanggungjawaban.

Seorang blogger Tionghoa terkenal di Kanada, Lao Deng, juga menyatakan dukungannya terhadap Shen Yun. Dalam tulisannya, ia menyebut bahwa akar dari upaya penghalangan Shen Yun oleh Partai Komunis Tiongkok terletak pada sifat ideologinya yang bertentangan dengan peradaban Tiongkok sejati serta nilai-nilai kebenaran, kebaikan, dan keindahan. Ia menambahkan bahwa ancaman bom justru membuat masyarakat semakin melihat hakikat Partai tersebut.

Meskipun tidak dapat menyaksikan pertunjukan seperti yang diharapkan, para penonton Shen Yun di Toronto tetap menyatakan dukungan kuat mereka.

Seorang penonton, Erica Mazza, mengatakan:  “Saya tahu kalian telah berusaha sebaik mungkin untuk menampilkan pertunjukan terbaik dan terindah. Tolong, apapun yang terjadi, jangan menyerah.”

Penonton lainnya, Annetta Singh, mengatakan:  “Apa yang kalian lakukan benar-benar luar biasa—menggunakan seni untuk mempromosikan budaya dan, dalam beberapa hal, membantu menghentikan penindasan. Pertunjukan ini pasti akan kembali, dan saya akan datang menontonnya lagi.”

Laporan wawancara oleh kantor koresponden NTD di berbagai wilayah Kanada.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menaker Bidik Program Magang Luar Negeri Tembus Lebih dari 20 Ribu Peserta di 2026
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Target Prabowo 3 Tahun Indonesia Bebas Sampah, Tidak Ada Bau dari Sabang-Merauke Berkat Teknologi Canggih
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Bank Dunia Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Jadi 4,7 Persen pada 2026
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 dengan Pinjaman Rp30 Juta
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terpopuler: Kluivert Kembali ke Indonesia, Wasit Kontroversi di Laga Barcelona vs Atletico Dibawa ke UEFA
• 4 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.