TABLOIDBINTANG.COM - Idola K-pop sekaligus aktor Minho membagikan kisah personal mengenai sang ayah dalam program I Live Alone. Dalam episode terbaru, Minho menghabiskan waktu bersama ayahnya, Choi Yun-kyum, mantan pemain tim nasional sepak bola Korea Selatan yang kini menjabat sebagai pelatih kepala Yongin FC di K League 2.
Minho menyebut sang ayah sebagai salah satu pelatih paling senior di dunia sepak bola Korea Selatan, dengan pengalaman lebih dari dua dekade. Ia juga mengakui bahwa ayahnya telah melalui berbagai kesulitan sepanjang kariernya.
Dalam tayangan tersebut, Minho terlihat mengunjungi sang ayah saat tengah melatih pemain. Ia bahkan menyiapkan kejutan berupa truk kopi lengkap dengan kotak buah yang dipersiapkannya sendiri. Suasana hangat pun tercipta, diselingi candaan ringan antara ayah dan anak.
“Sesekali kirim truk kopi ke sini. Bagaimana kalau jadi agenda rutin tiap tiga bulan?” ujar Choi bercanda. Minho pun menanggapi dengan senyum, “Aku akan datang kapan pun Ayah mau. Aku hanya tidak ingin mengganggu pekerjaan Ayah.”
Setelah sesi latihan dan permainan sepak bola santai, keduanya melanjutkan waktu bersama dengan mengunjungi kafe sebelum menuju apartemen yang disediakan untuk sang ayah.
Namun, momen tersebut berubah menjadi refleksi emosional. Saat memasuki apartemen, Minho terkejut melihat kondisi hunian yang sangat sederhana—bahkan cenderung kosong. Kulkas terlihat tidak berisi, lemari pakaian pun minim.
“Tidak butuh baju lagi?” tanya Minho. Sang ayah menjawab ia hanya memerlukan pakaian olahraga dan setelan formal. Minho pun bersikeras ingin membelikan lebih banyak kebutuhan, meski ditolak dengan santai oleh ayahnya.
Dalam wawancara terpisah, Minho mengungkapkan perasaannya yang campur aduk. Ia merasa iba melihat kondisi sang ayah yang tinggal sendiri.
“Ketika aku melihat apartemen itu, benar-benar kosong. Jujur aku merasa kasihan. Pasti terasa sepi dan membosankan,” ujarnya. Ia juga mengaku merasa bersalah karena jarang berkunjung dan bertekad untuk lebih sering menghubungi sang ayah.
Tak hanya itu, Minho juga menyadari perubahan fisik ayahnya seiring waktu. “Aku pikir Ayah masih bisa menendang bola dengan mudah seperti dulu, tapi ternyata tidak lagi sama. Di situ aku sadar waktu sudah berlalu begitu lama,” katanya.
Meski demikian, ia menegaskan rasa bangga dan cinta terhadap sang ayah. “Kami selalu bahagia saat bersama. Aku menyesal tidak datang lebih cepat. Kalau ditanya ingin jadi seperti apa, aku selalu jawab: seperti Ayahku. Berkat dia, aku bisa tumbuh dengan baik,” tuturnya.
Sebagai informasi, Minho memulai debutnya bersama SHINee pada 2008 dan sejak itu aktif di dunia musik serta akting. Ia membintangi berbagai drama populer seperti To the Beautiful You, Hwarang: The Poet Warrior Youth (2016), hingga Romance in the House (2024).
Di luar dunia hiburan, Minho juga dikenal aktif dalam kegiatan olahraga. Terbaru, pada 3 April lalu, ia mengikuti kompetisi kebugaran Hyrox di Singapura bersama Hong Beom-seok. Keduanya berhasil meraih posisi pertama di kategori men’s open dan finis di peringkat keempat secara keseluruhan dengan catatan waktu 56 menit 21 detik.




