PLN dan Vietnam Electricity Bahas Efisiensi Pembangkit dan Energi Bersih

kumparan.com
19 jam lalu
Cover Berita

PLN Indonesia Power menerima kunjungan delegasi Vietnam Electricity (EVN) dalam rangka program pertukaran dan pembelajaran terkait efisiensi pembangkit listrik. Kunjungan yang berlangsung di Hydrogen Center Senayan ini merupakan bagian dari kegiatan benchmarking antara EVN dan PLN Group dengan fokus pada peningkatan kinerja pembangkit listrik tenaga termal serta pengembangan energi bersih.

Delegasi EVN yang hadir antara lain Deputy Director Phu My Thermal Power Company EVNGENCO3 Le Vu Trung dan Deputy Director Operation Services Center EVNGENCO3 Nguyen Xuan Hai. Dari PLN Group hadir Vice President Pengembangan Bisnis Dekarbonisasi dan Manajemen Energi PLN Ricky Cahya Andrian serta Manager Engineering PLN Indonesia Power UBP Priok Ary Rachmat.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta mengatakan kolaborasi lintas negara menjadi salah satu upaya untuk mendorong percepatan transisi energi di kawasan.

“PLN Indonesia Power terus berkomitmen untuk menjadi bagian dari solusi transisi energi melalui pengembangan teknologi bersih, termasuk hidrogen. Kolaborasi dengan mitra internasional seperti EVN merupakan langkah penting untuk mempercepat adopsi inovasi, meningkatkan kapabilitas, serta memperkuat peran Indonesia dalam ekosistem energi berkelanjutan di tingkat global,” ujar Bernadus dalam keterangannya, Kamis (9/4).

Vice President Pengembangan Bisnis Dekarbonisasi dan Manajemen Energi PLN, Ricky Cahya Andrian, menambahkan pengembangan hidrogen menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.

“PLN terus mendorong pengembangan ekosistem hidrogen sebagai salah satu solusi energi masa depan yang bersih dan efisien, sekaligus membuka peluang kolaborasi global untuk mempercepat implementasinya di Indonesia,” ujar Ricky.

Sementara itu, Manager Engineering PLN Indonesia Power UBP Priok, Ary Rachmat, berharap kegiatan ini dapat memperkuat pertukaran pengetahuan teknis antara kedua pihak.

“Melalui benchmarking ini, kami berharap dapat memperkuat pertukaran pengetahuan dan pengalaman, sekaligus mendorong akselerasi implementasi teknologi hidrogen sebagai bagian dari transformasi pembangkit menuju sistem energi yang lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Ary.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperdalam kerja sama serta pertukaran praktik terbaik dalam pengelolaan sistem kelistrikan yang lebih efisien dan berkelanjutan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apresiasi Langkah Pemerintah Sikapi Kenaikan Avtur, Bambang Haryo: Harusnya Tiket Pesawat Tak Perlu Naik
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Buka Opsi Negosiasi dengan Lebanon, Israel Minta Senjata Hizbullah Dilucuti
• 8 jam laludetik.com
thumb
Pesan Prabowo saat Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Lebanon Tetapkan Hari Berkabung Nasional Usai Serangan Israel Tewaskan Ratusan Warga Sipil
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Risalah FOMC The Fed: Ketidakpastian Geopolitik Geser Arah Kebijakan Moneter AS
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.