JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal pengadaan motor listrik untuk program Badan Gizi Nasional (BGN).
Ia menyebut program itu merupakan bagian dari anggaran tahun sebelumnya. Purbaya mengungkapkan, pihaknya baru mengetahui secara detail pengadaan tersebut setelah anggaran berjalan.
BACA JUGA:Direktur Tempat Hiburan Malam di Badung Ini Diduga Izinkan Peredaran Narkoba
Namun, setelah mengetahuinya, pihaknya langsung mengambil langkah dengan menghentikan kelanjutan program tersebut.
“Kita baru tahu belakangan, sudah dipotong anggarannya. Saya harus tanya Dirjen Anggaran lagi,” kata Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 8 April 2026.
Terkait realisasi yang sudah berjalan, Purbaya menyebut sebagian unit motor listrik memang telah diterima karena proses pengadaan berasal dari anggaran tahun sebelumnya.
BACA JUGA:Link dan Cara Nonton Live Streaming Coachella 2026 Gratis, Jangan Lewatkan Penyanyi Favoritmu!
“Iya, anggaran tahun lalu. Tahun ini nggak ada. Waktu itu mungkin keburu lewat, maka kita hentikan,” jelasnya.
Ia pun memastikan tidak ada lagi pembelian motor listrik baru untuk program BGN pada tahun ini.
"Yang jelas tahun ini nggak ada lagi. Kita pastikan nggak ada tahun ini," tutupnya.
Sebagai informasi, isu sepeda motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jadi perbincangan warganet. Isu ini muncul ke permukaan usai sebuah video yang memperlihatkan puluhan unit sepeda motor listrik berlogo BGN viral di media sosial.
BACA JUGA:Respons Kemlu RI Tanggapi Gencatan Senjata Iran-AS, Terus Dorong Upaya Diplomasi
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @NOVIR007 pada Senin, 6 April 2026 dinarasikan bahwa terdapat 70.000 unit sepeda motor khusus untuk wilayah Jawa Barat.
"ini saya spill ini semua motor ada 70.000 motor untuk wilayah provinsi Jawa Barat doang, nah kira-kira semua karyawannya atau cuma kepala dapur sppg doang? saya kurang paham, saya tidak berani menyebarkan berita hoaks, tapi yang jelas ini untuk provinsi Jawa Barat doang ya ada 70.000 unit motor," katanya.





