TABLOIDBINTANG.COM - Keputusan Pangeran Harry mundur dari Kerajaan Inggris disebut bukan sepenuhnya keinginannya sendiri. Dalam buku terbaru karya penulis sekaligus sahabat keluarga kerajaan, Hugo Vickers, terungkap bahwa Harry sempat enggan meninggalkan keluarga kerajaan sebelum mendapat ultimatum tegas dari neneknya, Ratu Elizabeth II.
Dalam bukunya berjudul Queen Elizabeth II, Vickers mengisahkan meningkatnya frustrasi Harry terhadap keluarga kerajaan menjelang keputusannya bersama sang istri, Meghan Markle, untuk mundur sebagai anggota senior kerajaan.
Saat pasangan Sussex pindah dari London ke Kanada pada 2019, Harry disebut masih ingin mencari jalan tengah. Ia berharap bisa menjalani skema “setengah di dalam, setengah di luar” (half-in, half-out), yakni tetap mandiri secara finansial namun masih menjalankan sebagian tugas kerajaan.
Namun, rencana tersebut tidak mendapat restu. Dalam pertemuan penting di Sandringham pada awal 2020, Harry dihadapkan pada pilihan tegas: tetap sepenuhnya sebagai anggota kerajaan atau keluar sepenuhnya.
“Dia diberi pilihan, semuanya atau tidak sama sekali. Dan akhirnya kembali ke Kanada—dengan enggan keluar,” tulis Vickers.
Pada Januari 2020, Harry dan Meghan secara resmi mengumumkan pengunduran diri mereka dari peran kerajaan. Tiga bulan kemudian, keduanya menetap di California, Amerika Serikat, dan meninggalkan kediaman Frogmore Cottage yang sebelumnya diberikan oleh Ratu.
Setelah merilis memoar kontroversial Spare pada 2023, pasangan ini juga diminta untuk mengosongkan rumah tersebut secara resmi.
Sebelum wafat pada 2022, Ratu Elizabeth II diketahui sempat memiliki keinginan terakhir untuk berkumpul bersama seluruh cicitnya, termasuk anak-anak Harry dan Meghan, Prince Archie dan Princess Lilibet.
Pasangan Sussex pun sempat kembali ke London pada Juni 2022 untuk mempertemukan anak-anak mereka dengan sang Ratu. Momen tersebut menjadi salah satu pertemuan terakhir sebelum Ratu Elizabeth II meninggal dunia.
Sejak saat itu, hubungan Harry dan Meghan dengan beberapa anggota keluarga kerajaan, terutama Pangeran William dan Catherine Middleton, disebut masih renggang. Penampilan publik terakhir mereka bersama keluarga kerajaan terjadi saat menghadiri pemakaman Ratu Elizabeth II pada September 2022




