FAJAR, MAKASSAR – Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mendorong pembentukan dan pengaktifan kelompok pemandi jenazah di setiap kelurahan. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kajian Islam yang digelar di Masjid Agung 45 Makassar, Kamis (9/4/2026).
Menurut Melinda, keberadaan kelompok pemandi jenazah memiliki peran penting dalam membantu masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan saat menghadapi musibah kematian.
Ia mengungkapkan, TP PKK Kota Makassar melalui Pokja I berencana kembali menggelar bimbingan teknis (bimtek) memandikan jenazah bagi para pengurus di tingkat kecamatan hingga kelurahan.
“Ke depan, saya ingin di setiap kelurahan ada kelompok pemandi jenazah yang benar-benar siap membantu warga, terutama yang kurang mampu. Itulah fungsi bimtek dan peran PKK yang hadir memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, Melinda juga mengapresiasi kehadiran para pengurus PKK dalam kegiatan kajian Islam tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin guna memperkuat pemahaman keagamaan para kader.
“Terima kasih kepada ibu-ibu yang telah hadir. Kegiatan seperti ini penting untuk terus dilaksanakan agar pemahaman keagamaan semakin meningkat,” tambahnya.
Ia juga mengingatkan agar ilmu yang diperoleh dari kajian tidak hanya didengar, tetapi dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
“Mudah-mudahan apa yang kita dapatkan hari ini bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.
Sementara itu, kajian Islam perdana TP PKK Kota Makassar tahun 2026 ini menghadirkan penceramah, Iqbal Gunawan, yang membawakan materi tentang keutamaan adab dan sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut diikuti oleh pengurus TP PKK Kota Makassar, serta ketua dan pengurus inti TP PKK tingkat kecamatan dan kelurahan, sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dalam organisasi PKK. (*/)





