Pemerintah Godok Skema Atasi Kenaikan Harga Komoditas Global, Termasuk Plastik

idxchannel.com
12 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah tengah menyiapkan berbagai skema untuk mengantisipasi lonjakan harga akibat dinamika geopolitik global.

Pemerintah Godok Skema Atasi Kenaikan Harga Komoditas Global, Termasuk Plastik (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel — Pemerintah terus memantau dampak kenaikan harga komoditas global yang berpotensi memengaruhi berbagai sektor di dalam negeri, termasuk bahan baku plastik. 

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemerintah tengah menyiapkan berbagai skema untuk mengantisipasi lonjakan harga akibat dinamika geopolitik global.

Baca Juga:
Jumlah Penumpang Pesawat Tembus 38,2 Juta di Kuartal I-2026

"Yang terjadi dinamika di tempat lain itu akan memengaruhi di tempat kita dan memengaruhi banyak sektor. Kalau tadi kita bicara sektor BBM, maka banyak komoditas lain juga ikut terdampak, salah satunya masalah plastik," ujar Prasetyo dalam keterangan informasi Kamis (9/4/2026).

Ia mengatakan pemerintah terus memantau intensif perkembangan harga komoditas dunia yang berpotensi berdampak langsung terhadap masyarakat Indonesia, termasuk bahan baku industri, energi, dan kebutuhan pokok.

Baca Juga:
Cegah Penipuan dan Praktik Ilegal, Polri dan Kemenhaj Bentuk Satgas Haji

"Kami pemerintah terus-menerus setiap hari memonitor seluruh komoditas yang terkena dampak terhadap kenaikan-kenaikan harga di dunia," tuturnya.

Terkait skema khusus untuk menekan harga, Prasetyo mengatakan pemerintah masih membahas berbagai opsi yang memungkinkan. Ia menilai penyelesaian kenaikan harga komoditas global tidak bisa dilakukan secara instan.

Baca Juga:
World Bank Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di Asia Timur dan Pasifik Melambat, Ini Respons Purbaya

"Itu skema-skema sedang kita terus diskusikan. Menyelesaikannya tidak serta-merta mudah," kata Prasetyo.

Sebagai contoh, ia menjelaskan bahwa upaya mengamankan pasokan minyak membutuhkan proses yang tidak sederhana, termasuk mencari sumber baru yang sebelumnya belum menjadi mitra pasokan Indonesia.

“Ini kan butuh waktu. Tapi yang pasti adalah kita mencari terus skema-skema untuk bisa menyelesaikan setiap permasalahan yang kemudian terdampak akibat dari situasi geopolitik," ujarnya.

(kunthi fahmar sandy)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kepala BGN: Motor Listrik Kepala SPPG Dibuat di Citeureup
• 16 jam lalukompas.com
thumb
Iran Tetapkan Rute Alternatif Agar Kapal Tak Kena Ranjau Laut di Selat Hormuz
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Cara Mengenali Orang yang Tumbuh dengan Penuh Cinta Dilihat dari Ucapannya Menurut Ilmu Psikologi
• 13 jam lalubeautynesia.id
thumb
Dirujuk ke RSJ Lawang, Dinsos Jember Ungkap Kebiasaan Ekstrem Pemuda Puger Konsumsi Paku
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Mojtaba Khamenei: Iran Mengejutkan Dunia Selama Perang Melawan AS-Israel, Tangan Kami Ada di Pelatuk
• 48 menit laluharianfajar
Berhasil disimpan.