JAKARTA, DISWAY.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan intimidasi terhadap saksi dalam kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi, yang menyebabkan adanya aksi pembakaran rumah yang diduga terkait dengan saksi perkara tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, pihaknya tengah melakukan penyelidikan awal untuk memastikan penyebab kejadian tersebut.
"Yang pertama ini kan masih tugahan awal apakah ini ada pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran atau ini terbakar Ini juga masih terus didalami," katanya kepada wartawan, Kamis malam, 9 April 2026.
BACA JUGA:Kasus Suap Proyek Bekasi, Ade Kuswara Bantah Ada Permintaan Uang dari Ono Surono
Oleh karena itu, kata Budi, KPK akan berkoordinasi dengan pihak terkait guna memberikan perlindungan terhadap saksi dalam kasus ini.
"Terkait dengan hal itu Yang pasti KPK ini masih terus berkoordinasi Terkait dengan pengamanan kepada yang bersangkutan," ujarnya.
Menurutnya, pembahasan terkait insiden tersebut juga masih berlangsung di internal KPK guna menentukan langkah lanjutan. Sebab, diduga masih ada pihak lain yang turut menerima uang dari kasus ini.
BACA JUGA:Ono Surono Serap Aspirasi Reses Soal Embung dan Program Berbasis Masyarakat
"Pemeriksaan kepada yang bersangkutan fokus di perkaranya Terkait dengan dugaan penerimaan uang-uang dari Dugaan suap ijon proyek di lingkungan Kabupaten Bekasi Karena memang diduga Tidak hanya dari tersangka SRJ saja Tapi juga diduga ada penerimaan-penerimaan lainnya," tegasnya.
Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan adanya intimidasi terhadap salah satu saksi dalam kasus suap ijon proyek di Kabupaten Bekasi.
Merespon itu, Bupati nonaktif Ade Kuswara Kunang yang juga tersangka dalam kasus ini mengaku tidak tahu menahu soal kejadian itu.
"Enggak tau saya (ada intimidasi saksi)," katanya usai pemeriksaan lanjutan di KPK, Rabu malam, 8 April 2026.
BACA JUGA:KPK Pertimbangkan Cegah Ono Surono dan Nyumarno ke Luar Negeri
Dia juga mengaku tidak mengatahui soal siapa saksi yang menjadi korban intimidasi.
"Saksi siapa?. Saya gak tau," ucapnya.
- 1
- 2
- »





