RI Kecam Keras Serangan Brutal Israel ke Lebanon

republika.co.id
12 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah RI mengutuk keras serangkaian serangan Israel ke sejumlah wilayah Lebanon. Serangan besar-besaran yang dilancarkan Israel pada Rabu (8/4/2026) dilaporkan menelan lebih dari 250 korban jiwa.

"Indonesia mengutuk keras serangan terkoordinasi Israel terhadap Beirut dan banyak tempat di Lebanon yang telah mengakibatkan korban sipil dan kerusakan fisik," kata Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI lewat akun X resminya, Kamis (9/4/2026).

Baca Juga
  • Usut Skandal Petral, Jampidsus Kembali Tetapkan Riza Chalid Sebagai Tersangka
  • AJI: SK Menteri Komdigi 127/2026 Pasal Karet Bungkam Pers, Magdalene Jadi Korban
  • Sejumlah Stasiun MRT Jakarta Mati Lampu, Begini Penjelasan Manajemen

Menurut Kemlu RI, serangan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional. Selain itu, serangan Israel dinilai berisiko memperburuk ketegangan regional dan merusak keamanan global.

"Indonesia menuntut agar Israel segera dan secara permanen menghentikan semua permusuhan dan agresi di Lebanon. Indonesia juga menekankan pentingnya melindungi warga sipil dan infrastruktur sipil, sesuai dengan hukum internasional," kata Kemlu RI.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Indonesia menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri secara maksimal, mengambil langkah-langkah menuju deeskalasi, memprioritaskan dialog, dan menghindari tindakan yang dapat memperburuk situasi lebih lanjut.

Pada Rabu kemarin, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke beberapa wilayah Lebanon, termasuk ibu kota Beirut. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengeklaim telah menyerang sekitar 100 target infrastruktur militer milik kelompok Hizbullah.

Serangan Israel, terutama ke Beirut, dilaporkan dilancarkan tanpa peringatan. Menurut Pemerintah Lebanon, serangan Israel pada Rabu lalu membunuh setidaknya 254 orang. Sementara media Israel dan Lebanon, mengutip keterangan Palang Merah Lebanon, melaporkan bahwa korban tewas dapat mencapai 300 jiwa. 

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
94 Pejabat Pemkab Kuningan Tes Urine Mendadak, Ini Hasilnya
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gubernur Khofifah Bagi BBM Gratis untuk 200 Pengemudi Ojek Online
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Intiland Tawarkan Kawasan Terintegrasi di Amesta Living Surabaya
• 12 jam lalubisnis.com
thumb
Apakah Kolesterol Tinggi Benar-Benar Buruk bagi Anda? Jawabannya Bergantung pada Banyak Faktor
• 18 jam laluerabaru.net
thumb
Pesan Kuat Presiden Prabowo di HUT TNI AU ke 80: Udara Aman, Ekonomi Mapan
• 2 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.