Aston Villa Gunakan Rekor Pertemuan sebagai Bekal Lawan Bologna di Liga Europa

mediaindonesia.com
5 jam lalu
Cover Berita

ASTON Villa membawa kepercayaan diri tinggi jelang menghadapi Bologna pada leg pertama perempat final Liga Europa 2025/2026. Pertandingan tersebut akan berlangsung di Stadion Renata Dall’Ara, Italia, pada Jumat (10/4) dini hari WIB.

Tim asal Inggris itu memiliki catatan positif dalam dua pertemuan terakhir melawan Bologna. Kedua laga tersebut berlangsung di Villa Park, Birmingham, dengan hasil kemenangan 1-0 dan 2-0 untuk Aston Villa.

"Dari dua laga di Villa Park itu, kami tahu Bologna tetaplah tim yang sama. Kami pun demikian, tidak terlalu banyak berubah," ujar pelatih Aston Villa Unai Emery, dikutip dari laman resmi klub.

Baca juga : Aston Villa vs Bologna 2-1, Digadang-gadang jadi Favorit Juara Liga Europa

Bologna Dinilai Tim Solid dan Agresif

Unai Emery menilai Bologna sebagai tim yang memiliki kekuatan kolektif yang solid. Selain itu, mereka dikenal bermain dengan tempo tinggi, agresif, dan berani dalam duel di lapangan.

Ia juga menegaskan bahwa Bologna layak mendapatkan respek, tidak hanya karena kualitas tim, tetapi juga karena sosok pelatih mereka yang berpengalaman.

Pelatih Bologna, Vincenzo Italiano, sebelumnya sukses membawa Fiorentina mencapai final Liga Conference selama dua musim berturut-turut, yakni 2022/2023 dan 2023/2024. Selain itu, bersama Bologna sejak Juni 2024, ia juga berhasil mempersembahkan gelar Coppa Italia 2024/2025 usai mengalahkan AC Milan 1-0 di partai puncak.

Baca juga : Aston Villa vs Bologna, The Villans Menang Tipis

"Dia mencapai tiga final dalam tiga tahun terakhir. Dia sangat kompetitif," tutur Emery.

Aston Villa Siapkan Strategi Fleksibel

Untuk menghadapi permainan Bologna, Emery menegaskan bahwa timnya harus mampu beradaptasi di lapangan. Ia tidak ingin Aston Villa terpaku pada satu pendekatan taktik karena lawan dikenal disiplin dan sulit ditembus.

Menurutnya, menghadapi Bologna akan menyulitkan dalam membangun struktur permainan yang ideal, sehingga fleksibilitas menjadi kunci.

"Jadi kami mesti menyesuaikan dengan lawan. Apa yang mereka inginkan dari kami. Kami harus bekerja keras untuk pertandingan itu, mengingat kembali bagaimana kami bermain melawan mereka, melihat rekaman lalu mempraktikannya di latihan," kata Emery.

Target Ukir Sejarah di Kompetisi Eropa

Aston Villa juga memiliki ambisi besar untuk mengulang kejayaan di kompetisi Eropa seperti pada tahun 1982, ketika mereka menjuarai Piala Eropa (kini Liga Champions). Hingga saat ini, klub tersebut belum pernah meraih trofi Liga Europa.

Jika berhasil musim ini, maka gelar tersebut akan menjadi yang pertama dalam sejarah Aston Villa.

Di sisi lain, Unai Emery berpeluang menambah catatan gemilangnya sebagai pelatih tersukses di Liga Europa. Ia sebelumnya telah mengoleksi empat gelar juara bersama Sevilla (tiga kali) dan Villarreal.

Meski demikian, Emery menegaskan bahwa fokus utamanya bukanlah mengejar rekor pribadi, melainkan membawa timnya meraih prestasi.

"Aston Villa pernah mengukir momen tidak terlupakan ketika menjuarai Piala Eropa. Itu membuat kami semakin bertanggung jawab. Secara pribadi, saya bersyukur bisa melatih tim-tim yang berpeluang menjuarai Liga Champions, Europa atau Conference. Setiap tim tentu memiliki tantangan yang berbeda. Saat ini di Aston Villa, kami ingin mengukir sejarah di Eropa, meski itu sangat sulit," kata Emery. (Ant/E-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Azizah Salsa Maafkan Bigmo dan Resbob Soal Pencemaran Nama Baiknya, Bareskrim Polri Bilang Begini
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Anggota Kongres AS Ajukan Pemakzulan Trump Terkait Perang di Iran
• 6 jam laluokezone.com
thumb
Begini Respons Istana Soal Usulan Pembentukan TGPF Kasus Andrie Yunus
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
KPK Dalami Proses Forwarder Barang terkait Suap Importasi
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lonjakan Harga, Omzet Pedagang Plastik di Majalengka Turun 50 Persen
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.