YOGYAKARTA, FAJAR – PSM tak diunggulkan. PSIM yang dijagokan.
PSIM Yogyakarta akan menjamu PSM Makassar pada laga pekan ke-27 Super League, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat, 10 April 2026. Meski underdog (dipandang lemah), PSM berambisi meredam serangan yang dilancarkan para juru gedor Laskar Mataram.
Pada laga ini, PSM memang sedikit tidak diunggulkan. Mengingat, posisi mereka merupakan tim tamu. Selain itu, di klasemen mereka juga tertinggal jauh dari tuan rumah.
PSIM duduk di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan perolehan 38 poin dari 26 pertandingan. Sedangkan PSM Makassar masih terjerat di peringkat ke-13 dengan koleksi 25 poin.
Namun begitu, berdasarkan catatan pertemuan, keduanya bermain sama kuat. Ini yang akan dimaksimalkan oleh PSM Makassar untuk mendulang poin penuh.
Asisten pelatih PSM Makassar Ahmad Amiruddin menyampaikan, pertandingan ini akan menjadi laga berat dan sulit bagi mereka. PSIM dianggap sebagai tim yang bagus dan akan didukung langsung oleh ribuan suporternya.
“Tetapi saya sudah sampaikan ke pemain, di sepak bola tidak ada yang tidak mungkin. Siapa yang lebih disiplin, lebih agresif, punya sikap pantang menyerah, itu yang akan dekat dengan hasil terbaik,” ujarnya, kemarin.
Tim sudah melakukan analisis mendalam tentang PSIM. Menurutnya, permainan PSIM sangat kompak, sehingga mereka tidak akan melakukan marking terhadap satu pemain saja, namun semua pemain PSIM yang terlibat di atas lapangan.
“Dari analisa kami, pemain PSIM bagus-bagus. Tapi kami tidak mewaspadai per individu, karena kami lihat PSIM bermain sangat agresif dan kompak, itu yang perlu kami garis bawahi. Saya sudah pesan ke pemain, siapa pun pemain PSIM yang masuk ke area pertahanan, pasti akan menciptakan bahaya,” lanjutnya.
PSM datang dengan target tinggi. Mereka tidak ingin hadir sekadar bermain dan menyelesaikan kompetisi, namun akan bekerja keras untuk mendulang poin penuh.
“Semua pelatih menginginkan yang terbaik, sama halnya dengan kami,” sambung Lebih lanjut eks bomber PSM dan Timnas Indonesia itu .
“Tapi kami juga harus lihat bagaimana PSIM bermain di kandang, mereka agresif. Kami ingin keluar dari situasi sulit ini, dan salah satu caranya meraih hasil maksimal di pertandingan besok,” tegasnya.
Suporter PSM Makassar, Noeryana Saputra menyampaikan, kemenangan memang sudah harus diraih oleh Pasukan Ramang, jika mereka ingin mengamankan posisi di klasemen, atau setidaknya bertahan di Super League musim depan.
Jika tidak, PSM akan makin sulit diselamatkan. Terlebih lagi jika tim-tim di bawahnya tampil impresif di sisa kompetisi. Itu sebabnya, dia berharap tim jagoannya itu bisa memenangkan pertandingan sore nanti.
“Memang sudah seharusnya PSM pulang dengan tiga poin. Karena kalau mereka sampai gagal menang, pasti akan semakin sulit kondisinya. Kita semua tidak menginginkan kondisi berlanjut terus menerus,” kata dia.
Selain itu, kemenangan juga bisa memantik kembali semangat juang para pemain. Ini penting, agar pada pertandingan-pertandingan berikutnya mereka bisa tampil lebih baik.
“Karena kalau kalah lagi, pasti mental mereka juga bisa kena. Kalau sudah kena mental, pasti berpengaruh ke permainan. Jadi memang harus menang di pertandingan ini, supaya mereka bisa tampil bagus di pertandingan berikutnya,” ungkapnya. (wid/zuk)




