RSHS Minta Maaf-Evaluasi Atas Insiden Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Manajemen Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami seorang bayi pasien, anak dari Ibu Nina Saleha, terkait pelayanan kesehatan yang sempat viral di media sosial TikTok pada 8 April 2026.

Bayi Nina Saleha, nyaris dibawa orang tak dikenal saat berobat di RS itu.

“Sehubungan dengan adanya pemberitaan di media sosial TikTok pada tanggal 8 April 2026 terkait dengan pelayanan kesehatan pada bayi dari Ibu Nina Saleha, maka segenap manajemen RSUP Dr. Hasan Sadikin menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya atas ketidaknyamanan peristiwa yang dialami oleh anak Ibu Nina Saleha selama mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUP Dr. Hasan Sadikin,” demikian pernyataan resmi manajemen.

Lebih lanjut, pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk mengevaluasi layanan, serta meningkatkannya.

“Pada prinsipnya, RSUP Dr. Hasan Sadikin akan selalu melakukan evaluasi dan peningkatan kemampuan dalam pemberian layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” lanjut pernyataan tersebut.

Lalu, pihak RSHS juga telah berkomunikasi dengan Nina Saleha terkait ketidaknyamanan yang ia terima.

“Dapat kami sampaikan bahwa Tim dari RSUP Dr. Hasan Sadikin telah melakukan kunjungan dan berkomunikasi dengan Bu Nina Saleha atas keluhan sebagaimana dimaksud dan keluhan tersebut telah terselesaikan dengan kekeluargaan,” ujarnya.

RSHS juga menyampaikan komitmen mereka, untuk terus memperbaiki layanan kepada masyarakat.

“Demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di RSHS,” tutup manajemen.

Insiden Nina Saleha dan Bayinya

Seorang ibu bernama Nina Saleha mengungkap peristiwa mengejutkan yang dialaminya saat mendampingi bayinya menjalani perawatan di RS Hasan Sadikin (RSHS) Bandung pada Rabu (8/4). Ia menyebut bayinya nyaris dibawa oleh orang tak dikenal. Nina menceritakan, kejadian bermula saat dirinya menunggu pemeriksaan dokter anak yang tak kunjung datang.

Di sela menunggu, ia sempat berinteraksi dengan seorang perempuan lain yang berada di lokasi yang sama.

“Saya tanya, 'mau ngapain ke sini? Mau pulang atau nengok?' Dia bilang mau pulang,” ujar Nina saat dihubungi wartawan, Kamis (9/4).

Nina sempat turun ke bawah bersama suaminya untuk makan. Namun, ia mengaku memiliki firasat tidak enak dan memutuskan kembali ke ruangan.

“Pas saya kembali ke atas, ternyata anak saya sudah dipegang oleh perempuan itu. Saya tanya, 'Teh, pulang?' Dia bilang, iya. Pas saya perhatikan baju, selimut, dan wajahnya, itu anak saya,” katanya.

Nina juga mendapati gelang identitas bayinya sudah tidak ada.

“Pas dilihat, gelang namanya sudah tidak ada. Katanya gelangnya sudah digunting oleh suster,” ungkapnya.

Nina lalu mencari suster, dan menyebut bahwa anaknya akan dibawa pergi oleh pengunjung itu.

“Saya teriak, ‘Sus, Sus, itu anak saya mau dibawa pergi!’”

Suami Nina datang dan berdialog dengan suster yang ada. Si suster beralih, Nina telah dipanggil namun tidak ada di lokasi.

Meski begitu, Nina menduga ada kelalaian dari pihak rumah sakit, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya unsur kesengajaan.

“Kalau menurut saya, ada unsur kelalaian dari suster, ada juga kemungkinan unsur kesengajaan,” ujarnya.

Nina berharap kasus ini dapat ditindaklanjuti secara serius agar tidak terulang di kemudian hari.

“Harapannya ditindaklanjuti. Susternya kalau bisa diberi sanksi tegas, takutnya jadi oknum,” ucapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Berhasil Sita 48 Ton Ganja
• 10 jam laludetik.com
thumb
Akun Facebook ‘Dewi Perssik’ Suka Pasang Status Galau, Sang Pedangdut Pastikan Itu Bukan Dirinya
• 16 jam lalugrid.id
thumb
MRT Jakarta Ditargetkan Jangkau Kawasan Kota Tua pada 2029
• 13 jam laluidxchannel.com
thumb
Kronologi Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Disemprot Ketua Komisi VII DPR RI saat Rapat, Bingung Dicecar Soal Anggaran
• 26 menit lalugrid.id
thumb
Presiden Target Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi pada April
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.