Bursa Asia Menguat di Tengah Harapan Damai Timur Tengah

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bursa saham Asia menguat pada Jumat (9/4/2026) seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.

Bursa Asia Menguat di Tengah Harapan Damai Timur Tengah. (Foto: Freepik)

IDXChannel – Bursa saham Asia menguat pada Jumat (9/4/2026) seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang mendorong minat risiko investor global.

Kenaikan dipimpin oleh indeks Jepang dan Korea Selatan yang mencatat lonjakan signifikan dalam sepekan terakhir.

Baca Juga:
IHSG Semringah Sambut Akhir Pekan, Dibuka Menguat ke 7.346

Indeks Nikkei 225 melonjak sekitar 1,8 persen ke atas level 56.800 dan berada di jalur penguatan mingguan sekitar 7 persen, didorong sentimen positif dari gencatan senjata dua pekan antara AS dan Iran.

Mengutip Trading Economics, pelaku pasar kini menantikan pembicaraan diplomatik di Islamabad akhir pekan ini, ketika Wakil Presiden AS JD Vance memimpin delegasi untuk berdiskusi dengan pejabat Iran.

Baca Juga:
Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini Rebound Rp7 Ribu, Berikut Rinciannya

Meski demikian, sentimen pasar masih dibayangi kehati-hatian. Serangan Israel ke Lebanon yang masih berlangsung serta gangguan di Selat Hormuz berpotensi mempersulit proses negosiasi dan menjaga volatilitas energi global.

Dari sisi sektor teknologi, saham global turut terdorong setelah CoreWeave mengamankan kesepakatan besar senilai USD21 miliar untuk menyediakan kapasitas komputasi bagi Meta Platforms. Kabar ini memicu reli saham teknologi dan kecerdasan buatan di berbagai bursa.

Baca Juga:
BTN (BBTN) dan KAI Siap Bangun Lima Tower Hunian Terintegrasi Stasiun Kereta

Di Korea Selatan, indeks KOSPI naik sekitar 2 persen dan mencatat lonjakan mingguan hampir 10 persen, berpotensi menjadi kenaikan terbesar sejak Oktober 2008.

Penguatan ini terjadi setelah dua pekan sebelumnya mengalami penurunan, seiring membaiknya optimisme terhadap stabilitas geopolitik Timur Tengah.

Bank sentral Korea Selatan (BOK) juga mempertahankan suku bunga acuan pada Jumat, mengambil sikap hati-hati karena konflik Iran berisiko mendorong inflasi energi dan menekan pertumbuhan ekonomi yang sangat bergantung pada pasokan energi dari Timur Tengah.

Pergerakan bursa Asia lainnya cenderung menguat. Shanghai Composite naik 0,90 persen, Hang Seng Hong Kong menguat 0,82 persen, STI Singapura naik 0,47 persen, sementara ASX 200 Australia melemah 0,47 persen.

Dari Wall Street, indeks utama AS turut menguat setelah sempat berfluktuasi di awal perdagangan Kamis. Nasdaq naik 0,8 persen ke 22.822,42, Dow Jones bertambah 0,6 persen ke 48.185,80, dan S&P 500 menguat 0,6 persen ke 6.824,66, mencatat level penutupan terbaik dalam lebih dari satu bulan. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei: Mayoritas Warga AS Dukung Pemakzulan Trump atas Perang Iran
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
167 Lapak PKL di Biringkanaya Ditertibkan
• 16 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Foto: Melihat Garis Patahan Tanah yang Terus Melebar di Swiss
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Langkah Kecil dari Rumah, Jalan Besar Menuju Swasembada Pangan
• 46 menit lalukumparan.com
thumb
ASN Kemenag WFH Setiap Jumat, Nasaruddin Umar Minta Layanan Umat Tak Boleh Terganggu
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.