VIVA – Manajemen Liverpool memutuskan tetap mempertahankan pelatih Arne Slot meski tim mengalami tiga kekalahan beruntun, termasuk saat menghadapi Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions.
Rentetan hasil buruk tersebut dimulai dari kekalahan di liga domestik melawan Brighton, dilanjutkan tersingkir dari Piala FA usai kalah dari Manchester City, serta kekalahan 0-2 dari PSG pada leg pertama perempat final Liga Champions.
Dalam laga melawan PSG, Slot mencoba pendekatan baru dengan menggunakan formasi lima bek. Namun, strategi tersebut tidak berjalan efektif dan gagal membendung dominasi lawan.
Slot sendiri mengakui bahwa perubahan taktik yang ia terapkan tidak membuahkan hasil. Ia bahkan menilai PSG seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol dalam pertandingan tersebut.
- Antara
Meski demikian, laporan The Telegraph menyebutkan bahwa pemilik klub, Fenway Sports Group, tetap memberikan kepercayaan kepada Slot untuk melanjutkan pekerjaannya hingga musim depan.
Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan sejumlah faktor yang dinilai memengaruhi performa tim musim ini, termasuk penurunan performa beberapa pemain kunci seperti Mohamed Salah dan Virgil van Dijk.
Selain itu, situasi internal klub juga disebut turut berpengaruh, termasuk kehilangan besar yang dialami tim pada musim panas lalu.
Di tengah tekanan tersebut, nama Xabi Alonso sempat dikaitkan sebagai kandidat pengganti Slot. Namun, laporan yang sama menyebutkan bahwa manajemen memilih untuk tetap memberikan waktu kepada pelatih asal Belanda itu.
Liverpool disebut akan memberikan satu jendela transfer tambahan kepada Slot untuk membentuk skuad sesuai kebutuhannya. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan klub terhadap proses yang tengah dijalankan.
Sebagai perbandingan, pelatih sebelumnya membutuhkan beberapa jendela transfer sebelum mampu membawa tim meraih trofi.
Dengan keputusan ini, Slot masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki performa tim, terutama dalam menghadapi sisa musim yang semakin krusial.





