Bapanas Klaim Pasokan Bawang Putih Mulai Meningkat, Impor Masih Jadi Tantangan

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Pasokan bawang putih nasional saat ini relatif terjaga dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bapanas Klaim Pasokan Bawang Putih Mulai Meningkat, Impor Masih Jadi Tantangan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Badan Pangan Nasional (Bapanas), Maino Dwi Hartono, menyebut pasokan bawang putih nasional saat ini relatif terjaga dan dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kalau kita lihat, produksi bawang putih dalam negeri sudah mulai bergerak sejak Maret di kisaran 2,4 ribu ton, dan pada April ini meningkat menjadi sekitar 4,2 ribu ton. Ini perkembangan yang positif, karena artinya pasokan domestik mulai terisi dan semakin memperkuat ketersediaan di pasar,” ujar Maino di Jakarta, Jumat (10/4/2026).

Baca Juga:
Harga Pangan Hari Ini: Beras Premium, Bawang Putih, hingga Minyakita Naik

Maino mengungkapkan pemerintah terus mendorong penguatan produksi dalam negeri secara berkelanjutan, dengan tetap menjaga stabilitas pasokan dan harga di tingkat konsumen.

“Di satu sisi kita dorong peningkatan produksi, termasuk melalui penguatan perbenihan. Namun di sisi lain, pemerintah juga memastikan ketersediaan tetap aman melalui pengaturan pasokan yang terukur. Ini yang terus kita jaga agar keseimbangan tetap terjaga,” kata dia.

Baca Juga:
Harga Bawang Putih dan MinyaKita Dipastikan Turun Awal Februari 2026, Ini Penyebabnya

Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi, menegaskan bahwa penguatan perbenihan merupakan titik krusial dalam pembangunan pertanian. Dia menilai keberhasilan peningkatan produksi sangat ditentukan oleh kualitas benih yang digunakan petani.

Baca Juga:
Mentan Target Hentikan Impor Bawang Putih Maksimal 5 Tahun

Dia juga menyoroti bawang putih masih menjadi komoditas yang sebagian besar dipenuhi melalui impor karena produksi dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan nasional. Oleh karena itu, penguatan sektor hulu dinilai sebagai langkah strategis untuk mendorong kemandirian produksi.

“Kita membutuhkan bibit-bibit unggul, dan itu bisa dihasilkan melalui penguatan peran balai-balai penelitian seperti ini. Jika kapasitas peneliti dan fasilitasnya terus diperkuat, Insyaallah kami di Komisi IV DPR RI akan memperjuangkan ini,” kata dia.

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Telkomsel Dorong Solusi Digital Berbasis AI Lewat NextDev Summit 2026
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Penampakan Gunungan Uang Rp11,4 Triliun Hasil Denda dan Penguasaan Kembali Kawasan Hutan
• 13 jam laluokezone.com
thumb
BPKH Realisasikan Transfer Dana Haji 2026 Rp12,92 Triliun, Capai 70,95 Persen dari Total Anggaran
• 17 jam lalupantau.com
thumb
Ombudsman RI Fokus Benahi Internal Usai Dilantik Presiden Prabowo
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
Editorial MI: Setop Menyiasati KUHAP
• 22 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.