Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengucapan sumpah keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia untuk masa jabatan tahun 2026-2031, di Istana Negara, Jakarta Jumat (10/4).
Ketua, Wakil Ketua, dan para anggota Ombudsman Republik Indonesia, berjumlah 9 orang yang mengucapkan sumpah di hadapan Presiden Prabowo.
"Demi Allah saya bersumpah, bahwa saya untuk memperoleh jabatan ini, langsung atau tidak langsung, dengan menggunakan nama atau cara apa pun juga tidak memberikan atau menjanjikan barang sesuatu kepada siapapun. Saya bersumpah akan memenuhi kewajiban saya sebagai anggota Ombudsman dengan sebaik-baiknya," ujar seluruh anggota yang dilantik.
"Saya bersumpah dengan melakukan atau tidak melakukan sesuatu dalam jabatan ini tidak sekali-kali akan menerima langsung atau tidak langsung dari siapapun suatu janji atau pemberian. Saya bersumpah akan memegang teguh UUD 1945 serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Saya bersumpah akan selalu memelihara kerahasiaan mengenai hal-hal yang diketahui sewaktu memenuhi kewajiban saya," lanjut mereka.
Pengangkatan kesembilan nama tersebut dalam keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia untuk masa jabatan tahun 2026-2031 dilakukan dengan berdasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 20/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Keanggotaan Ombudsman Republik Indonesia Masa Jabatan Tahun 2026-2031.
Nama sembilan anggota Ombudsman Republik Indonesia (ORI) masa jabatan 2026-2031 setelah melalui rangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Komisi II DPR RI.
Ombudsman sendiri merupakan lembaga negara yang memiliki kewenangan untuk mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik baik yang diselenggarakan oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, termasuk BUMN, BUMD, dan badan hukum milik negara, maupun badan swasta atau perseorangan yang diberi tugas menyelenggarakan pelayanan publik tertentu yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari APBN dan/atau APBD.
Dalam acara itu turut hadir, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menkokumham Imipas Yusril Ihza Mahendra, Menkopolkam Djamari Chaniago, Menlu Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Kepala BIN Herindra.
Berikut 9 nama yang dilantik:
Hery Susanto (Ketua merangkap anggota);
Rahmadi Indra Tektona (Wakil Ketua merangkap anggota);
Abdul Ghoffar (anggota);
Fikri Yasin (anggota);
Maneger Nasution (anggota);
Nuzran Joher (anggota);
Partono (anggota);
Robertus Na Endi Jaweng (anggota); dan
Syafrida Rachmawati Rasahan (anggota).





