10 Istilah Percintaan Modern yang Ramai Digunakan di Media Sosial

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Saat ini, istilah soal percintaan semakin beragam dan unik. Penggabungan berbagai kata menciptakan kata-kata baru, bahkan hingga maknanya diakui oleh kamus-kamus ternama.

Bahasa sehari-hari yang ringan ini bisa memperkaya perbendaharaan kata kita, terlebih jika kita aktif berselancar dan menulis di internet.

Meskipun tidak terbatas pada gen Z, mayoritas istilah-istilah percintaan unik ini dipopulerkan oleh mereka. Dikutip dari European Youth Portal, sebuah studi yang dilakukan oleh Trinity College London mengungkap bahwa 80 persen siswa Gen Z memperoleh kemampuan berbahasa mereka lewat menonton platform media sosial, seperti TikTok dan Instagram.

Ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki pengaruh besar dalam membentuk lanskap berbahasa anak-anak muda untuk berkomunikasi.

Nah, dalam media sosial, percintaan menjadi topik pembahasan yang sangat marak. Maka tak heran, ketika membahas soal percintaan dan hubungan asmara di media sosial, mereka akan menciptakan, menggunakan, atau terpapar dengan kata-kata tertentu.

Agar semakin up-to-date dengan lanskap bahasa media sosial, intip 10 istilah percintaan modern beserta maknanya yang telah kumparanWOMAN rangkum berikut ini, Ladies.

1. Breadcrumbing

Dikutip dari Merriam-Webster Dictionary, breadcrumbing didefinisikan sebagai tindakan menunjukkan ketertarikan dan minat romantis terhadap seseorang, tapi tanpa intensi jelas dan serius ke depan. Meskipun menunjukkan ketertarikan , orang yang melakukan breadcrumbing sebenarnya tidak tertarik terhadap “korbannya”. Tujuannya adalah mempertahankan kuasa atau power atas orang tersebut.

Menurut Healthline, breadcrumbing bisa disebut sebagai bentuk manipulasi. Contohnya, ketika orang yang melakukan breadcrumbing tahu bahwa “korbannya” sudah sadar akan manipulasi itu, dia akan kembali pura-pura menunjukkan perhatian ekstra. Tindakan ini bisa membuat bingung si korban dan merasa bahwa dia punya harapan, padahal sebenarnya tidak.

2. Back burner

Menurut Cambridge Dictionary, kata back burner diambil dari idiom on the back burner yang artinya sesuatu sedang tidak diprioritaskan dan hanya dijadikan cadangan, terutama ketika hal tersebut tidak penting atau tidak mendesak.

Namun, kata ini kerap diaplikasikan ke dalam konteks percintaan. Menurut Urban Dictionary, back burner adalah seseorang yang diperlakukan spesial, tetapi sebenarnya hanya dijadikan opsi kedua atau cadangan dan bukan prioritas.

3. Groundhogging

Menurut Collins Dictionary, groundhogging bermakna tindakan terus-menerus berkencan dengan tipe orang yang sama. Meski begitu, orang tersebut tetap berharap ending-nya berbeda dari sebelumnya, meskipun sebenarnya sering kali, ending dari hubungan tersebut sudah bisa diprediksi.

Dikutip dari Marriage, orang yang melakukan groundhogging kerap merasa putus asa dan kebingungan ketika hubungannya berakhir buruk. Padahal, dia sudah memiliki pengalaman yang serupa di masa lalu, tetapi tidak belajar dari pengalaman tersebut.

4. Pocketing

Dalam kamus Merriam-Webster, secara harfiah pocketing bermakna memasukkan sesuatu ke dalam kantung. Istilah tersebut kemudian digunakan dalam konteks percintaan modern.

Dilansir Psychology Today, pocketing digunakan untuk mendeskripsikan tindakan menolak memperkenalkan pasangan ke keluarga atau kerabat dekat, bahkan tidak menunjukkan pasangannya di media sosial. Jadi, pasangan seakan “disembunyikan” di dalam sebuah “kantung” dan tidak diperlihatkan ke publik.

5. Love Bombing

Dikutip dari kamus Cambridge Dictionary, love bombing dideskripsikan sebagai tindakan menghujani pasangan dengan kasih sayang dan cinta, tapi dengan tujuan untuk memanipulasi pasangan dan supaya dia melakukan apa yang diinginkan oleh si pelaku.

Menurut Cleveland Clinic, love bombing adalah bentuk kekerasan emosional terhadap pasangan. Biasanya, tindakan menghujani cinta ini dilakukan setelah pelaku melukai perasaan pasangannya atau dengan tujuan untuk memperoleh sesuatu dari pasangan.

6. Orbiting

Kata orbiting diasosiasikan dengan ranah astronomi, yaitu untuk mendeskripsikan gerak benda langit yang mengorbit atau memutari benda langit lainnya.

Namun, dilansir The Guardian, dalam konteks percintaan, orbiting dimaknai sebagai tindakan tetap menghantui seseorang yang sudah dia tinggalkan, dengan cara muncul di sekitar kehidupan orang tersebut atau di media sosial. Contohnya adalah selalu meninggalkan like atau rajin melihat story.

7. Golden Retriever Boyfriend

Netizen di media sosial cukup gemar menyamakan “energi” seseorang dengan hewan-hewan menggemaskan, salah satunya adalah anjing jenis golden retriever. Anjing jenis ini dikenal memiliki kepribadian ramah, manis, energik, dan merupakan teman yang baik untuk manusia.

Dikutip dari The Knot, istilah ini pun dilekatkan kepada pacar yang memiliki karakteristik ekstrovert, penuh semangat, manis, selalu siap untuk menemani ke mana pun—kepribadian “menggemaskan” layaknya golden retriever.

8. Stonewalling

Dikutip dari Cambridge Dictionary, stonewalling didefinisikan sebagai tindakan menghambat seseorang untuk mendapatkan informasi tertentu, seperti dengan berdiam atau menghentikan diskusi.

Menurut VeryWell Mind, dalam ranah percintaan, stonewalling dideskripsikan sebagai menarik diri atau menghilang ketika dihadapkan dengan masalah percintaan, atau menghentikan diskusi sehingga pasangan tidak bisa memberikan pendapatnya. Tindakan ini disebut bisa melukai hubungan, karena berisiko memperburuk konflik antarpasangan.

9. Situationship

Menurut Cambridge Dictionary, situationship dideskripsikan sebagai hubungan romantis antara dua orang yang saling menyukai, tetapi tidak ada “status” atau “label’ yang jelas di antara mereka.

Yang pasti, keduanya lebih dari teman, tetapi komitmen dan rencana masa depan keduanya tidak jelas. Tidak lajang, tetapi juga tidak bebas secara hati. Sebuah riset tahun 2024 menunjukkan bahwa berada dalam situationship bisa meningkatkan kecemasan, menurunkan kepercayaan diri, dan menambah tekanan emosional.

10. Zombieing

Istilah ini tergolong baru dan belum masuk ke dalam kamus mainstream. Namun, menurut The Knot, zombieing merupakan tindakan kembali muncul ke kehidupan orang yang pernah didekati, tetapi orang tersebut berlaku seakan tidak pernah ada sejarah di antara keduanya. Bak zombie yang sudah mati, lalu bangkit lagi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hemat Energi, ASN Solo Diajak Bersepeda ke Kantor Setiap Jumat
• 10 jam lalumetrotvnews.com
thumb
SPMB Jatim 2026 Resmi Hapus Indeks Sekolah, Gunakan Nilai TKA
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Cara Cek Bansos PKH, BPNT, dan PIP April 2026 Pakai NIK KTP
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Terpopuler: Priska Nugroho dan Janice Tjen Menggila, Klasemen Final Four Proliga Putri
• 4 jam laluviva.co.id
thumb
Hamil Anak Pertama, Amanda Manopo Ngaku Super Enjoy Tanpa Drama Mood Swing
• 14 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.