Cerita Pegawai Honorer Kementerian Tetap Ngantor di Hari Pertama WFH

liputan6.com
20 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home (WFH) mulai resmi diterapkan di berbagai instansi pemerintahan Jumat (10/4/2026) hari ini. Namun, tak semua pegawai menjalani kebijakan ini lantaran tetap harus berkantor untuk memastikan tugasnya tetap berjalan.

Seorang pegawai honorer di salah satu kementerian di Jakarta, Resa, mengaku tetap masuk kantor pada hari pertama penerapan WFH ini. Ia menyebut dirinya tetap hadir secara fisik karena ada tugas peliputan lapangan.

Advertisement

BACA JUGA: Kebijakan WFH ASN Tak Pengaruhi Pelayanan di Kejagung Hari Ini, Jumat 10 April 2026

“Hari ini ada jadwal, Pak Menteri ada acara, ada undangan. Jadi kita yang bertugas peliput tetap ke kantor, tapi kalau misalnya yang nggak bertugas tetap di rumah,” ujar Resa saat berbincang dengan Liputan6.com, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, pembagian kerja antara WFH dan kerja di kantornya dilakukan berdasarkan penugasan masing-masing pegawai. Mereka yang memiliki tugas tertentu tetap diwajibkan hadir secara langsung, sementara pegawai yang menjalankan WFH tetap harus mengikuti ketentuan absensi yang berlaku.

“Ada absen timestamp-nya tuh, timestamp jam mulai kerja, di situ ada lokasi, jam, terus nanti timestamp awal sama timestamp akhir,” ungkapnya.

Tak hanya soal absensi, ia menambahkan selama WFH, pegawai juga diharuskan tetap aktif dan responsif selama jam kerja, termasuk membuat laporan harian terkait aktivitas yang dikerjakan.

“Terus harus standby handphone selama jam kerja, harus responsif, terus banyak kegiatan yang rapat-rapat dari Zoom, terus ada form khusus, form absen buat WFH. Jadi kayak laporan hari ini tuh, walaupun WFH kerjanya ngapain aja gitu sih,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Resa mengaku suasana kerja pada hari pertama penerapan WFH ini memang cukup terasa berbeda dari biasanya. Kantor yang umumnya ramai kini tampak jauh lebih lengang.

“Kantornya sepi aja, sepi kayak waktu pas Lebaran itu. Paling satu ruangan cuma satu atau dua orang. Banyak ruangan yang kosong, kecuali kayak ruang humas itu masih ada dua, tiga orang karena mau liputan. Kalau yang lainnya rata-rata kosong sih,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tepis Narasi Negatif, Seskab: Situasi Terkendali
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejagung Serahkan Penyelamatan Keuangan Negara Rp11,4 Trilun
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kronologi Bayi Nyaris Dibawa Orang Tak Dikenal di RSHS Bandung, Sang Ibu Sempat Berfirasat Begini
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Daftar Tiga Titik Demo di Jakarta Hari Ini
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Klasemen Final Four Proliga 2026, Putra: Raih Tiga poin Perdananya, Surabaya Samator Panaskan Persaingan ke Grand Final
• 13 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.