Sentil Oknum Birokrasi Kementerian Curi Uang Negara, Prabowo: Saya Paham Gaji Kecil, Rakyat Lebih Parah

disway.id
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto mengakui masih adanya birokrasi kementerian dan lembaga yang memakai wewenang dan kekuasaannya justru untuk membantu pihak-pihak yang mencuri dari uang negara.

"Ada di antara kita, harus kita akui, di antara birokrasi kita, di antara Kementerian/Lembaga kita, di antara lembaga-lembaga kita, institusi kita, ada pribadi-pribadi yang diberi tugas, diberi kehormatan oleh negara tapi memakai wewenang dan kekuasaannya justru untuk membantu mereka-mereka yang mencuri dari uang negara. Kita pahami," kata Prabowo dalam acara penyerahan  denda administratif dan pemulihan kerugian keuangan negara dari Satgas PKH, Jumat, 10 April 2026.

Mantan Menteri Pertahanan ini memahami kesejahteraan aparatur negara sangat kurang. Namun, dia mengingatkan bekerja di pemerintahan adalah pengabdian.

BACA JUGA:Perkuat Ekonomi Umat, LPDB Koperasi Dukung Penuh Sinergi Kementerian Koperasi dan Majelis Ulama Indonesia

"Kita paham saya mengerti gaji kalian mungkin tidak cukup. Tapi kalau kita lihat rakyat kita yang lebih parah dari kita, kita harus pahami bekerja di pemerintah adalah pengabdian, bekerja di pemerintah adalah pengabdian, bekerja untuk pemerintah di pemerintah adalah pengabdian. Berapa ribu kali saya harus tekankan bekerja di pemerintah adalah pengorbanan dan pengabdian. Sudah terlalu lama kekayaan bangsa dan rakyat dirampok terlalu lama," tandas dia.

Ia menekankan bahwa sejak awal menjabat, dirinya terus mengajak seluruh jajaran untuk meninggalkan praktik-praktik yang merugikan negara, melalui pendekatan persuasif dan humanis.

BACA JUGA:Kementerian PU Gerak Cepat Perbaiki 21 Titik Jalan Cikopo–Sadang

"Dari sejak saya menerima mandat dari rakyat terus saya menghimbau, terus saya mengajak dengan persuasif, dengan pendekatan manusiawi sebagai sesama bangsa Indonesia, sebagai sesama putra nusantara," ungkapnya.

Ia pun mengajak semua pihak untuk menutup praktik-praktik seperti menipu rakyat, menipu atasan hingga menjadi bakingan praktik penyelundupan.

"Saya mengajak marilah kita tutup praktik-praktik yang tidak baik, kita tutup, menipu rakyat, menipu atasan, membaking praktek-praktek yang tidak baik penyelundupan, tambang ilegal perkebunan ilegal, saya menghimbau ayo kita semua yang diberi kepercayaan rakyat mari kita laksanakan tugas yang diberikan oleh rakyat kepada kita dengan baik," lanjutnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Survei BI: Kepercayaan Konsumen Turun di Maret 2026
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Belum Dinaturalisasi, Luke Vickery Sudah Dipuji Habis-habisan oleh Media Vietnam: Figur Penting Timnas Indonesia
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
KAI Group Catat Lonjakan Penumpang, Layani 128,05 Juta Pelanggan pada Triwulan I 2026
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Keindahan Menara Kembar Akademi Haihui di Pegunungan Taihang Jadi Daya Tarik Wisata Jincheng
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Iming-iming Marketing Kripto, 6 Calon PMI Nyaris Kerja sebagai Admin Scam di Laos
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.