Penulis: Mulyo Widodo
TVRINews, Pangkalpinang
Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kota Pangkalpinang pada Kamis siang. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sebuah pohon tumbang dan menimpa sembilan kios pedagang di kawasan Taman Dealova. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian materi diperkirakan cukup besar.
Sejumlah kios dilaporkan roboh setelah tertimpa pohon besar yang tumbang saat hujan deras mengguyur. Salah seorang pedagang, Radia, mengatakan bahwa sebelum pohon tumbang, atap kios sempat beterbangan akibat terpaan angin kencang.
“Awalnya pohon terlihat bergoyang, sementara atap kios kami sebenarnya masih aman. Namun angin sangat kencang, seperti puting beliung. Karena saya memiliki anak kecil, saya memutuskan pulang ke rumah, sehingga tidak melihat langsung saat pohon itu tumbang,” ujar Radia.
Radia menambahkan, kondisi pohon tersebut sebenarnya sudah lama dikhawatirkan oleh para pedagang. Namun, karena menjadi kewenangan pemerintah, mereka tidak berani melakukan penebangan secara mandiri. Ia mengaku mengalami kerugian hingga hampir Rp10 juta dan berharap adanya bantuan dari pemerintah maupun masyarakat.
Sementara itu, Ketua Persatuan Pedagang Kecil Milenial sekaligus koordinator pedagang Taman Dealova, Nico Akbar, mengatakan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pangkalpinang telah melakukan penanganan di lokasi kejadian.
“BPBD telah membantu melakukan penanganan cepat, termasuk pemotongan pohon tumbang agar tidak mengganggu fasilitas umum. Kami juga berkoordinasi dengan PLN untuk merapikan kabel listrik yang terdampak agar tidak membahayakan masyarakat,” jelas Nico.
Nico menambahkan, para pedagang bersama pihak terkait akan segera membersihkan puing-puing bangunan agar aktivitas di kawasan tersebut dapat kembali normal, serta arus lalu lintas kembali lancar.
Editor: Redaksi TVRINews





