Pohon Tumbang Saat Resepsi di Kahu Bone, Ibu Pengantin Tewas, Bupati Instruksikan Penanganan Cepat

harianfajar
12 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, BONE — Suasana pesta pernikahan di Dusun Harue, Desa Lalepo, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, berubah menjadi duka setelah tiga batang pohon tumbang dan menimpa tenda hajatan warga.

Peristiwa tragis yang terjadi pada Kamis tadi malam itu menyebabkan ibu pengantin meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kamis, 9 April 2026, hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Kondisi cuaca ekstrem mengakibatkan satu batang pohon kemiri dan dua batang pohon aren tumbang dan menghantam tenda resepsi yang masih berdiri.

Saat kejadian, acara pernikahan sebenarnya telah selesai, namun sejumlah keluarga dan warga masih berada di sekitar lokasi.

Korban meninggal diketahui bernama Nurhayati, ibu dari pengantin. Ia mengalami luka terbuka pada bagian kepala serta patah leher akibat tertimpa pohon.

Selain korban meninggal dunia, beberapa warga lainnya mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat.

Kapolsek Kahu, Andi Muhammad Amir, membenarkan peristiwa tersebut dan menjelaskan kronologi kejadian.

“Ketiga pohon tersebut tumbang dan menimpa tenda pengantin yang masih berdiri di lokasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi,” tambahnya.

Selain korban meninggal dunia, beberapa orang lainnya juga mengalami luka-luka dan menjalani perawatan.

“Para korban luka saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Kahu,” akuinya.

Salah seorang warga setempat, Dibah, mengaku kejadian berlangsung sangat cepat ketika hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Anginnya sangat kencang, tiba-tiba saja pohon tumbang. Kami semua panik dan berusaha menyelamatkan diri masing-masing,” ujarnya.

Ia menyebutkan lokasi kejadian memang dikelilingi pohon-pohon besar yang sudah cukup tua.

“Memang di sekitar situ banyak pohon tinggi. Kami sering khawatir kalau cuaca buruk, apalagi kalau ada acara besar seperti ini,” ungkapnya.

Peristiwa tersebut mendapat perhatian langsung dari Pemerintah Kabupaten Bone. Bupati Bone, Andi Asman Sulaiman, menginstruksikan penanganan cepat terhadap korban serta pembersihan lokasi kejadian.

“Kami sudah meminta pemerintah untuk gerak cepat dalam membantu penanganan di lokasi,” ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Bone, Andi Iqbal, mengatakan timnya telah bergerak menuju lokasi sejak pagi hari untuk melakukan evakuasi dan pembersihan.

“Tim BPBD Bone menuju lokasi dari pukul 07.00 pagi tadi,” kata Andi Iqbal.

Camat Kahu, Andi Pasinringi, juga turun langsung ke lokasi untuk melakukan mitigasi serta membantu proses pembersihan area terdampak.

“Saya pagi ini berada di lokasi untuk mitigasi dan membersihkan lokasi,” ujarnya.

Pemerintah setempat masih melakukan pendataan terhadap korban serta mengevaluasi kondisi pohon-pohon besar di sekitar permukiman guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (an).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apakah AI Chatbot Punya Kepribadian?
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
Gunung Dukono kembali erupsi, lontarkan abu vulkanik 1.200 meter
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Detik-detik Menegangkan KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Hingga 16 Orang Ditangkap
• 35 menit lalutvonenews.com
thumb
Kasus Air Keras Aktivis KontraS, Yusril Tegaskan Tersangka Tetap Diadili di Peradilan Militer
• 2 jam lalurctiplus.com
thumb
Kemkomdigi Peringatkan TikTok dan Roblox Patuhi PP Tunas, Tenggat Berakhir Hari Ini
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.