KPK Dalami Peran Anak Usaha Hasnur Group di Kasus Restitusi Pajak

jpnn.com
9 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut dugaan korupsi dalam pengajuan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin dengan menyoroti keterlibatan pihak swasta, termasuk anak usaha Hasnur Group. Penyidik mendalami peran konsultan pajak PT Energi Batubara Lestari, Wahyu Pratomo, yang diduga menjadi penghubung antara wajib pajak dan aparat pajak.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan penyidik masih menelusuri apakah proses restitusi tersebut telah sesuai prosedur. “Penyidik mendalami bagaimana peran konsultan pajak dalam proses restitusi yang diajukan wajib pajak kepada KPP Madya Banjarmasin. Apakah proses tersebut sudah sesuai prosedur atau tidak,” ujar Budi di Jakarta, Jumat, 10 April 2026.

BACA JUGA: Ternyata Anggota DPR RI yang Diperas Pegawai KPK Gadungan Adalah Sahroni

KPK menduga konsultan pajak tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga berpotensi menjadi perantara antara kepentingan wajib pajak dan oknum di internal kantor pajak. PT Energi Batubara Lestari ikut terseret setelah karyawan dan konsultan pajaknya diperiksa penyidik.

“Konsultan ini kan sering kali jadi proksi bagaimana menjadi titik temu antara kebutuhan dari dua pihak yaitu kebutuhan swasta atau wajib pajak agar pengajuannya itu disetujui,” kata Budi.

BACA JUGA: KPK Bongkar Oknum Gadungan yang Minta Uang ke Anggota DPR

Penyidik juga mendalami kemungkinan adanya titik temu kepentingan antara wajib pajak dan oknum fiskus yang difasilitasi konsultan pajak sehingga membuka ruang praktik suap. “Proksi itu yang kemudian didalami penyidik bagaimana peran-peran dari konsultan pajak,” ujarnya.

Dalam proses penyidikan, saksi Ferry Wahyu Wisuda selaku karyawan PT Energi Batubara Lestari tidak memenuhi panggilan pemeriksaan.

BACA JUGA: Sahroni Mengaku Sempat Diperas Rp 300 Juta oleh Utusan KPK Gadungan, Begini Ceritanya

KPK sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan suap pengurusan restitusi pajak PT Buana Karya Bhakti (BKB), yakni Mulyono selaku Kepala KPP Madya Banjarmasin, Dian Jaya Demega sebagai anggota tim pemeriksa, serta Venasius Jenarus Genggor alias Venzo selaku Manajer Keuangan PT BKB.

Kasus ini bermula pada 2024 saat PT BKB mengajukan restitusi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dengan status lebih bayar. Hasil pemeriksaan menemukan nilai lebih bayar sebesar Rp49,47 miliar dengan koreksi fiskal Rp1,14 miliar sehingga nilai restitusi yang direkomendasikan menjadi Rp48,3 miliar.

Pada November 2025, Mulyono bertemu dengan pihak PT BKB dan menyampaikan bahwa permohonan restitusi dapat dikabulkan dengan permintaan “uang apresiasi”. PT BKB melalui Venzo menyetujui permintaan tersebut sebesar Rp1,5 miliar.

Pada Desember 2025, KPP Madya Banjarmasin menerbitkan Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar (SKPLB) dan Surat Keputusan Pengembalian Kelebihan Pembayaran Pajak (SKPKPP) dengan nilai restitusi Rp48,3 miliar yang kemudian dicairkan pada 22 Januari 2026.

Setelah pencairan, uang “apresiasi” dibagikan, masing-masing Rp800 juta untuk Mulyono, Rp200 juta untuk Dian, dan Rp500 juta untuk Venzo. Sebagian dana tersebut telah digunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk pembayaran uang muka rumah.

Dalam operasi tangkap tangan, KPK mengamankan uang tunai Rp1 miliar dari Mulyono dan Venzo serta sejumlah bukti penggunaan dana, termasuk Rp300 juta untuk uang muka rumah dan Rp180 juta yang telah digunakan. (tan/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... KPK Fokus Periksa Biro Haji, Belum Panggil Nusron Wahid


Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Insanul Fahmi Diperiksa Terkait Laporan Wardatina Mawa
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
RSHS Nonaktifkan Perawat Terkait Bayi Nyaris Dibawa Orang Lain, Diberi SP1
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Lebaran Betawi 2026, Dishub DKI Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Zhang Linghe vs Yang Yang, Siapa Aktor Tertampan Tiongkok Saat Ini?
• 4 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Resmi Putus, Angel Karamoy dan Gusti Ega Kini Pilih Jadi Sahabat
• 16 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.