JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menggelar tradisi tahunan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, pemilihan lokasi tersebut merupakan keputusannya langsung karena dinilai lebih representatif setelah kawasan itu direvitalisasi.
"Baru pertama kali ini diadakan di Lapangan Banteng. Kenapa di Lapangan Banteng? Terus terang saya yang memilih Lapangan Banteng," kata Pramono usai meninjau pengerukan Kali Kanal Banjir Barat di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (10/4/2026).
Baca juga: Lebaran Betawi 2026 Digelar 10–12 April, Ini Lokasi dan Rangkaian Acaranya
Selain itu, kawasan ruang terbuka hijau tersebut kini telah terintegrasi dengan bangunan bersejarah di sekitarnya, sehingga menambah nilai dari Lapangan Banteng.
"Karena Lapangan Banteng sekarang ini sudah selesai kami renovasi, kemudian juga kami sambungkan ke Gedung AA Maramis," ujar Pramono.
Faktor kenyamanan pengunjung, terutama terkait kapasitas lahan parkir kendaraan, juga menjadi alasan pemilihan lokasi.
Menurut dia, fasilitas parkir di area Lapangan Banteng kini sudah memadai untuk menampung antusiasme warga Jakarta yang diprediksi akan membludak saat memeriahkan Lebaran Betawi.
"Lokasinya lebih baik, mudah-mudahan besok akan berjalan lancar, dan parkirnya juga cukup mencukupi untuk itu," ucap Pramono.
Sebagai informasi, Lebaran Betawi 2026 kembali digelar dan siap menjadi magnet bagi warga Jakarta dan sekitarnya.
Selama tiga hari, 10–12 April 2026, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, akan dipenuhi ragam kesenian, kuliner, hingga tradisi khas Betawi dalam satu perhelatan besar.
Baca juga: Lebaran Betawi 2026 Digelar 3 Hari, Warga Diajak Datang ke Lapangan Banteng
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemprov DKI Jakarta bersama Badan Musyawarah (Bamus) Betawi serta Majelis Kaum Betawi. Perhelatan ini menjadi wujud pelestarian adat sekaligus ajang silaturahmi lintas masyarakat di Jakarta.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan makna penting perayaan tersebut.
“Lebaran Betawi bukan sekadar perayaan, tetapi momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, serta melestarikan nilai budaya Betawi sebagai identitas Jakarta,” kata Uus.
Tahun ini, Lebaran Betawi mengusung tema penguatan persatuan dalam merawat tradisi menuju Jakarta sebagai kota global.
Jadwal lengkap acaraRangkaian Lebaran Betawi 2026 akan berlangsung sejak Jumat hingga Minggu dengan berbagai kegiatan budaya:
- Jumat (10 April 2026): Doa bersama pukul 18.30 WIB, dilanjutkan pengajian dan tausiah
- Sabtu (11 April 2026): Pertunjukan ondel-ondel, silat, hingga lenong Betawi hingga tengah malam
- Minggu (12 April 2026): Senam pagi, karnaval budaya, prosesi hantaran, serta sajian kuliner Betawi
Selain itu, pengunjung juga dapat menikmati bazar UMKM lokal yang diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta pun menargetkan sekitar 20.000 pengunjung akan meramaikan Lebaran Betawi 2026 di Lapangan Banteng.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




