Jembatan Penghubung 2 Desa di Kabupaten Serang Kondisinya Memprihatinkan, Lihat Nih!

jpnn.com
10 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SERANG - Jembatan Kali Peng di Desa Lontar, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Serang kondisinya sangat memprihatinkan.

Perwakilan Warga Lontar Payumi mengatakan Jembatan Kali Peng merupakan akses penghubung antara Desa Lontar dengan Alang-Alang.

BACA JUGA: Garap Pasar Afrika, SIG Ekspor 90 Ribu MT Klinker ke Mauritania

"Jembatan sudah rusak sejak 2020 atau kurang lebih enam tahun yang lalu sampai sekarang belum ada perbaikan," ucap Payumi kepada JPNN.com, Jumat (10/4).

Menurut Payumi, jembatan tersebut belum pernah ada perbaikan sama sekali semenjak pertama kali dibangun 20 tahun silam.

BACA JUGA: Siap-siap! Pemko Pekanbaru Akan Bongkar Bangunan Liar di Bawah Jembatan Siak I

"Kondisi jembatannya sekarang memprihatinkan, sudah banyak korban seperti mobil muatan sembako terperosok, angkutan es ikan jatuh, dan beberapa motor ada yang tercebur," ungkapnya.

Melihat kondisi jembatan rusak parah, kata Payumi, warga bersama perangkat desa setempat tidak tinggal diam, beberapa kali sudah menghadap dinas terkait.

BACA JUGA: Pemprov Riau Punya Utang Rp300 M, Kontraktor Jembatan Mahato Berharap Pusat Turun Tangan

"Kami meminta agar jembatan diperbaiki sejak 2024. Bahkan, pernah bersurat kepada bupati untuk audensi, tetapi permintaan belum mendapatkan respons," kata dia.

"Setiap kami datang ke Kantor DPUPR Kabupaten Serang hanya dijanjikan bahwa 2025 pada anggaran murni jembatan akan dibangun, tetapi nihil warga hanya diberikan harapan palsu," sambungnya.

Dia mengungkapkan keberadaan Jembatan Kali Peng sangat penting bagi warga dikarenakan menjadi jalan rantai perekonomian masyarakat.

Ditambah lagi, kata dia, jarak Jembatan Kali Peng dengan tempat pelelangan ikan (TPI) Desa Lontar sangat dekat yang merupakan pusat perputaran perekonomian di daerah tersebut.

"Selama ini masyarakat sangat kesulitan ketika mengangkut hasil panen ikan dari tambak maupun hasil nelayan melaut," tuturnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap Jembatan Kali Peng bisa segera mendapatkan perhatian pemerintah dengan diperbaiki sebelum berganti tahun.

"Kami hanya dijanji-janjikan saja, kalau seandainya tahun ini tidak kunjung dibangun kami atas nama masyarakat akan melakukan aksi besar-besaran di Pemkab Serang," tegasnya.(mcr34/jpnn)


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Abdul Malik Fajar


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi 9 Anggota Ombudsman Periode 2026-2031 Ucap Sumpah Jabatan, Ini Daftarnya
• 17 jam laluviva.co.id
thumb
Profil dan Rekam Jejak Saiful Mujani yang Dilaporkan ke Polda Terkait Dugaan Penghasutan
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
3 Catatan Setelah PSIM Kena Comeback dari PSM di BRI Super League: Tren Laskar Mataram Makin Menurun
• 11 jam lalubola.com
thumb
BEI Yakin Pengungkapan Data Konsentrasi Kepemilikan Saham Pulihkan Kepercayaan Investor Asing
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Festival Aspirasi DPR RI di Tegal Soroti Penonaktifan 45 Juta Peserta PBI BPJS
• 2 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.