Iran Khawatir AS Malah Perkuat Persenjataan saat Gencatan Senjata

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Iran menyatakan kekhawatiran jika Amerika Serikat (AS) memanfaatkan periode gencatan senjata untuk memperkuat persenjataannya, kata Wakil Menteri Luar Negeri Iran Majid Takht-Ravanchi, Jumat, 10 April 2026.

"Kami tidak memerlukan gencatan senjata yang memungkinkan musuh untuk kembali mempersenjatai diri dan melakukan agresi lagi," kata diplomat tersebut, seperti dikutip portal informasi Pemerintah Iran.

Baca Juga :
Trump Peringatkan Iran Setop Pungut Tarif Kapal Melintasi Selat Hormuz
Trump Ancam Sanksi Negara-negara NATO yang Tolak Bantu AS Perangi Iran

Dia menegaskan bahwa Teheran mendukung diplomasi dan dialog, tetapi bukan yang justru membuka peluang bagi serangan baru terhadap wilayah Iran. Takht-Ravanchi menambahkan bahwa rencana 10 poin yang diajukan Iran akan menjadi dasar dalam pembicaraan perdamaian.

Menurut dia, tindakan angkatan bersenjata Iran selama konflik telah memaksa AS dan Israel untuk meninjau kembali "visi strategis" mereka terhadap Teheran.

Sebelumnya, Presiden AS Donald pada 7 April 2026, Trump menyatakan telah menyepakati gencatan senjata bilateral selama dua pekan dengan Iran, serta memastikan bahwa Iran juga setuju untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran kemudian menyatakan bahwa Teheran akan memulai pembicaraan dengan AS pada Jumat di Islamabad, Pakistan.

Pada Rabu (8/4), pesawat tempur dan artileri Israel menyerang puluhan permukiman di Lebanon selatan, termasuk di kota utama Tyre. Trump menyatakan bahwa penghentian serangan Israel ke Lebanon tidak termasuk dalam kesepakatan dengan Iran karena faktor kelompok Hizbullah.

Namun demikian, Iran menilai hal tersebut sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah disepakati antara AS dan Iran.

Kementerian Luar Negeri Iran juga menyatakan bahwa negosiasi untuk mengakhiri konflik AS-Iran bergantung pada komitmen terhadap kewajiban gencatan senjata di semua garda depan.

Baca Juga :
Waspadai Krisis Energi Imbas Perang Iran-AS, Bahlil Ajak Masyarakat Hemat Energi
Iran Bantah Lancarkan Serangan selama Gencatan Senjata: Itu Kerjaan Israel dan AS
Presiden Iran Ungkap Syarat Penting Kelanjutan Gencatan Senjata dengan AS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kurangi Banjir di Jabodetabek, Pembangunan Bendungan Cibeet dan Cijurey Dikebut
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK: Kadis Henri Lincold Diduga Terima Uang Kasus Ijon Proyek di Bekasi
• 3 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ramon Tanque Minta Persib Tetap Fokus Hadapi Bali United di Laga Krusial
• 21 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Gus Yahya Serukan Societal Resilience PBNU di Tengah Gejolak Global
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Prabowo Saksikan Pengucapan Sumpah Jabatan 9 Anggota Ombudsman RI di Istana
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.