WASHINGTON, KOMPAS.TV - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan pihaknya akan secepatnya membuka Selat Hormuz.
Hal itu diungkapkan Trump, saat melakukan konferensi pers di Pangkalan Gabungan Andrews, Jumat (10/4/2026).
Baca Juga: Iran Mengaku Datang ke Perundingan Damai dengan Niat Baik, tapi Tetap Tak Percaya dengan AS
Ia juga menekankan tujuan utamanya dalam negosiasi dengan Iran untuk memastikan Teheran tak memiliki senjata nuklir.
“Saya akan mengatakan ini. Kita akan segera membukanya (Selat Hormuz) secepatnya,” tutur Trump dikutip dari The Korea Times.
Trump juga menegaskan ia menentang langkah Iran melakukan pungutan ke kapal tanker yang melewati Selat Hormuz.
Sejak serangan AS-Israel ke Iran pada 28 Februari, Teheran telah menutup Selat Hormuz.
Penutupan itu mengganggu pasokan minyak dan gas bumi global, dan menyebabkan harga bahan bakar meningkat di sejumlah negara.
“Tidak. Kami tak akan membiarkannya terjadi. Ini perairan internasional,” kata Trump.
Ia juga mencatat bahwa Selat Hormuz akan dibuka secara otomatis.
Penulis : Haryo Jati Editor : Desy-Afrianti
Sumber : The Korea Times
- donald trump
- selat hormuz
- iran
- pungutan





