JAKARTA, KOMPAS.TV - Sebuah truk bermuatan pasir dua ton menabrak beton pembatas jalan dan terguling di Jalan Arteri Gatot Subroto, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (11/4/2026) pagi. Truk ini diketahui mengangkut muatan pasir dari arah Kuningan menuju Pancoran dengan tujuan akhir Karawang.
Sopir truk, Nur Syaefudin mengaku dirinya mengantuk saat kejadian sehingga menyebabkan kendaraan terguling. Kondisi mengantuk tersebut membua Nur Syaefudin tidak dapat mengendalikan kendaraan.
"Iya (terguling), karena saya ngantuk. Sudah tidur saya, tapi masih ngantuk," kata Nur Syaefudin di Tebet, Sabtu (11/4/2026).
Baca Juga: Kapolri Ungkap Angka Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
Syaefudin mengaku tidak melihat beton pembatas jalan hingga menabrak. Akibat kecelakaan ini, muatan pasir seberat dua ton tumpah ke jalan.
"Iya jadi saya enggak lihat ada pembatas jalan, karena mau tidur itu mengantuk," kata Syaefudin dikutip Antara.
Kecelakaan tersebut ditaksir menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp2,5 juta. Kondisi truk yang membawa beban berat pun mempersulit proses evakuasi.
Petugas dibantu warga sekitar dan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) memindahkan pasir secara manual sebelum kendaraan dapat dievakuasi menggunakan derek.
Tidak ada korban manusia yang dilaporkan dalam kecelakaan ini. Namun, kecelakaan sempat menimbulkan kemacetan cukup panjang di lokasi kejadian.
Kasus kecelakaan tunggal tersebut selanjutnya ditangani oleh petugas Unit Derek Kepolisian dari Polda Metro Jaya untuk proses evakuasi lanjutan serta pengamanan lokasi.
Penulis : Ikhsan Abdul Hakim Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- kecelakaan truk muatan pasir
- truk muatan pasir
- kecelakaan tebet
- kecelakaan jakarta
- kecelakaan





